Logo Header Antaranews Jogja

Bantul peroleh bantuan 120 sapi dari Kementan

Selasa, 3 Januari 2017 19:32 WIB
Image Print
Ilustrasi ternak sapi (Foto antaranews.com)

Bantul, (Antara Jogja) - Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada tahun anggaran 2017 akan memperoleh bantuan 120 sapi dari Kementerian Pertanian (Kementan).

"Tahun ini kita akan dapat bantuan ternak sapi dari Ditjen (Direktorat Jenderal) Peternakan, akan tetapi saya tidak tahu turunnya kapan, itu dari pusat," kata Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Bantul Pulung Haryadi di Bantul, Selasa.

Menurut dia, bantuan ternak berupa 120 sapi pada 2017 tersebut merupakan usulan dari salah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang berasal dari Bantul. Mereka nantinya juga akan melakukan pengawasan ketika bantuan sudah datang.

Ia mengatakan bantuan ternak 120 sapi yang digulirkan melalui Pemerintah Daerah (Pemda) DIY itu nantinya diperuntukkan bagi delapan kelompok peternak sapi dengan masing-masing kelompok menerima 15 sapi.

"Yang menentukan itu provinsi (DIY), dan kita diminta mengajukan calon penerima dan calon lokasi mana yang akan menerima bantuan ternak sapi itu. Rencananya ada delapan kelompok yang diberi masing-masing 15 sapi," katanya.

Namun demikian, kata dia, hingga saat ini kelompok ternak dan lokasi mana di wilayah Bantul yang akan menerima bantuan belum dipastikan, karena pihaknya mesti melakukan verifikasi terlebih dulu untuk diajukan ke DIY.

"Untuk alokasinya kita cari calon penerima dan calon lokasi dulu, kemudian lokasinya mana kita lihat dulu, kita lakukan verifikasi. Diupayakan menyebar di seluruh Bantul," katanya.

Menurut dia, bantuan ternak sapi itu sebagai upaya peningkatan populasi sapi melalui Gerakan Serentak Imseminasi Buatan (IB) dalam rangka pelaksanaan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Siwab) Tahun 2017 program Kementerian Pertanian.

"Jadi bantuan sapi itu nantinya sebagai sapi indukan, dan tiap satu indukan harus bunting setelah disuntik, tidak boleh tidak. Saran Pak Bupati program ini harus ada dalam satu sentra ternak sapi," katanya.***3***

(KR-HRI)




Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026