Logo Header Antaranews Jogja

Bantul jamin tidak ada kelangkaan elpiji 3kg

Selasa, 9 Mei 2017 10:06 WIB
Image Print
Elpiji 3kg (Foto antaranews.com)

Bantul, (Antara Jogja) - Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjamin tidak ada kelangkaan elpiji dalam tabung ukuran tiga kilogram di daerah ini selama sebulan menjelang bulan Ramadhan 1438 Hijriah.

"Tidak ada istilah kelangkaan elpiji, karena pasokan ke setiap daerah termasuk di Kabupaten Bantul sudah dikuota berapa-berapanya oleh Pertamina," kata Kepala Dinas Perdagangan Bantul Subiyanta Hadi di Bantul, Selasa.

Menurut dia, kuota elpiji tiga kilogram untuk Bantul yang diberikan Pertamina sudah memperhitungkan kebutuhan konsumen selama satu tahun, yang kemudian dirinci untuk didistribusikan setiap bulan hingga harian.

Namun demikian, pihaknya tidak memungkiri jika ada laporan dari warga yang mengalami kesulitan mendapat barang bersubsidi tersebut pada awal Mei ini, namun itu bukan berarti ada kelangkaan terlebih hanya dialami sebagian warga Bantul.

Hal itu, menurut dia, karena PT Pertamina biasanya menerapkan strategi distribusi elpiji yaitu dengan mengurangi pasokan elpiji pada April dan Mei untuk kemudian ditambahkan pada Juni-Juli atau bertepatan dengan puasa sampai Lebaran.

"Kalaupun terjadi kesulitan elpiji tidak sampai fatal, sebab barang tetap ada, dan itu sifatnya hanya sementara akibat dari kebijakan internal Pertamina untuk strategi distribusi menghadapi bulan puasa dan Lebaran," katanya.

Subiyanta juga mengatakan, ketika ada sebagian konsumen yang kesulitan dapatkan elpiji karena stok di sub-pangkalan atau pengecer habis, kemungkinan besar itu karena imbas aksi borong elpiji oleh warga yang khawatir alami kelangkaan gas.

"Itu karena faktor psikologis masyarakat saja, kalau biasanya hanya beli dua tabung, namun karena khawatir membeli lebih banyak dari biasanya, dan mungkin di bulan-bulan ini agak sulit, namun secara umum jatahnya tidak dikurangi," katanya.

Sedangkan ditanya terkait dengan pasokan elpiji menghadapi bulan Ramadhan, kata dia, instansinya belum melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Pertamina, namun demikian seperti pada tahun-tahun lalu pasokan ditambah guna memenuhi permintaan yang juga naik.***3***

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026