Capaian IPM Sleman meningkat

id indeks pembangunan manusia, sleman

Capaian IPM Sleman meningkat

Kabupaten Sleman (Foto Istimewa)

Sleman, 15/5 (Antara) - Keberhasilan pembangunan Kabupaten Sleman hingga saat ini tercermin melalui capaian Indeks Pembangunan Manusia yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, kata Bupati Sleman Sri Purnomo.

"Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencakup aspek kesehatan, pendidikan dan pendapatan terus meningkat dari tahun ke tahun," kata Sri Purnomo pada Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-101 Kabupaten Sleman di DPRD Sleman, Senin.

Menurut dia, peningkatan nilai IPM dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sleman juga terus meningkat.

"Target IPM Kabupaten Sleman menunjukkan peningkatan sebesar 0,47 poin dari 80,73 pada 2014, menjadi 81,20 pada 2015, dengan laju pertumbuhan ekonomi pada 2016 mencapai 5,40 persen," katanya.

Ia mengatakan, dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKP), Pemerintah Kabupaten Sleman memperoleh nilai 77,89 dengan predikat BB. Nilai yang diraih Pemerintah Kabupaten Sleman ini merupakan nilai tertinggi diantara Pemerintah Kabupaten/Kota se-DIY.

"Selain itu, berbagai penghargaan yang diraih Kabupaten Sleman baik ditingkat provinsi maupun nasional juga menjadi wujud pengakuan dan apresiasi atas berbagai upaya dalam membangun wilayah," katanya.

Sri Purnomo mengatakan, mengingat dinamisnya kebutuhan pelayanan masyarakat dan pentingnya nilai-nilai budaya adiluhung bagi kemajuan Kabupaten Sleman, maka Peringatan Hari Jadi ke-101 Kabupaten Sleman ini mengusung tema "Terwujudnya Masyarakat Sleman yang Lebih Sejahtera, Mandiri Berbudaya dan Terintegrasikannya Sistem e-Government Menuju Smart Regency".

"Penanaman nilai-nilai budaya adiluhung yang membentuk karakter masyarakat Sleman yang Sembada ini merupakan modal utama dalam mengawal tercapainya visi Pemerintah Kabupaten Sleman," katanya.

Ia mengatakan, pada tahun kedua mengemban amanah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sleman akan segera meluncurkan logo Beras Sleman yang merupakan branding dari salah komoditas unggulan pertanian Kabupaten Sleman.

"Selain itu untuk meningkatkan semangat kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi wisatawan dan untuk lebih memasarkan pariwisata Sleman, Kabupaten Sleman juga akan meluncurkan Branding Pariwisata Kabupaten Sleman, yaitu "Sleman The Living Culture" yang mempunyai makna filosofis budaya Sleman yang dinamis berkembang harmonis dengan budaya modern," katanya.***4***
Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar