Logo Header Antaranews Jogja

Dinkes Bantul siagakan 68 ambulans

Rabu, 6 Juni 2018 17:26 WIB
Image Print
Ambulans (Foto ANTARA/Eka Arifa R/ags/18)

Bantul (Antaranews Jogja) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, akan menyiagakan sebanyak 68 unit mobil ambulans dalam menghadapi arus mudik dan libur Idul Fitri 1439 Hijriah di daerah itu.

"Keberadaan ambulans itu sebagai antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan lalu lintas dan penyakit potensial KLB (kejadian luar biasa)," kata Kepala Dinkes Bantul, Maya Sintowati Pandji disela apel ambulans dalam kesiapsiagaan Idul Fitri 1439 Hijriah di Bantul, Rabu.

Menurut dia, apel ambulans ini bertujuan memetakan kondisi ambulans di fasilitas pelayanan kesehatan maupun di masyarakat wilayah Bantul sekaligus untuk kesiapsiagaan menjelang arus mudik dan libur Lebaran 2018.

Ia menambahkan jumlah ambulans tersebut diantaranya merupakan armada yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul baik dari rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di seluruh Bantul.

"Selain itu Dinkes Bantul juga menggandeng pihak lain seperti rumah sakit swasta maupun fasilitas kesehatan yang ada di masyarakat," ujarnya.

Ambulans itu terdiri 15 unit dari rumah sakit, 27 unit dari puskesmas, satu unit dari PMI, satu unit dari SAR Parangtritis, 10 unit dari Laziz NU, tujuh unit dari Laziz MU, satu unit dari Baznas, dua unit dari desa, serta dari GSI Srandakan, BRTPD Pundong dan SMK Muhammadiyah Imogiri masing-masing satu unit.

Sementara itu, Bupati Bantul Suharsono mengatakan guna mempersiapkan transportasi pasien yang layak, maka dari itu dilakukan apel ambulans untuk menjamin bahwa ambulans yang dipergunakan telah siap dan sesuai dengan standar ambulans.

"Harapannya nanti saat menjemput ataupun merujuk pasien dari tempat kejadian kegawatdaruratan dapat berjalan lancar didukung dengan mobil ambulans dan alat-alat medis yang sudah terstandar," jelasnya.

Ia mengimbau agar lintas sektor terkait untuk siaga Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah ini untuk saling berkoordinasi supaya masalah yang ada baik terkait dengan lalu lintas, kesehatam dan lain-lain dapat terselesaikan dengan baik.

"Harapan saya dengan adanya kegiatan apel ini maka penyelenggaraan kegiatan siaga Lebaran nantinya dapat berjalan dengan lancar, sehingga dapat menurunkan angka kesakitan, kecacatan dan kematian akibat kecelakaan," lanjutnya.



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026