Yogyakarta (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiagakan sebanyak 573 personel berlatar belakang medis beserta 18 ambulans selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
"PMI menyiagakan personel berlatar belakang medis juga relawan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama yang akan membantu masyarakat merayakan Natal dan tahun baru di DIY," ujar Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sosial PMI DIY Lipur Riyantiningtyas di Yogyakarta, Kamis.
Menurut dia, ratusan personel PMI tersebut bertugas 24 jam di masing-masing pos, siaga di sejumlah gereja, serta melakukan patroli pelayanan di titik keramaian dan objek wisata di seluruh wilayah DIY.
Dari total 18 armada yang diterjunkan, lanjut Lipur, pihaknya menyiapkan ambulans transport, ambulans kegawatdaruratan, ambulans motor, hingga mobil jenazah.
PMI DIY, kata dia, memiliki delapan ambulans motor ('first responder') yang bakal diluncurkan segera saat terjadi kedaruratan untuk menilai keadaan dan memberikan pertolongan pertama sebelum ambulans kegawatdaruratan tiba.
"Terutama saat terjadi kepadatan lalu lintas dan keramaian sebagaimana kondisi Yogyakarta yang padat di libur Nataru ini," ujar Lipur.
Ia menambahkan, armada serta personel juga disiagakan guna mengantisipasi kedaruratan lain seperti kebakaran maupun bencana alam.
Posko PMI DIY yang berlokasi di Markas PMI DIY Gamping, Sleman, beroperasi pada 24 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026 dan pada malam tahun baru bergabung dengan tim gabungan terkoordinasi oleh Dinas Kesehatan DIY di kawasan Tugu, Malioboro, dan Titik Nol Kilometer.
Di Kota Yogyakarta, Pos PMI beroperasi pada 24-25 Desember 2025 dan 31 Desember 2025-1 Januari 2026 di Markas PMI Kota Yogyakarta, Jalan Tegalgendu 25 Kotagede.
"Pada malam Natal dan saat Natal personel melakukan pelayanan keliling di gereja-gereja, serta penjagaan di Kebun Binatang Gembira Loka pada 25 dan 28 Desember 2025 serta 1 Januari 2026," ucap dia.
Pada malam pergantian tahun bergabung dengan tim gabungan di Malioboro, Titik Nol, MAN III Yogyakarta, Perempatan Ngabean, dan Perempatan Wirobrajan.
Berikutnya, Posko PMI Kabupaten Bantul beroperasi 24-28 Desember 2025 dan 31 Desember 2025-1 Januari 2026 di Markas PMI Kabupaten Bantul, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 1 Bantul.
Penjagaan dilakukan di Gereja Klodran, JJLS Parangtritis, Pos Druwo, serta pelayanan keliling di kawasan Paseban dan wilayah Bantul.
Sementara Posko 24 jam PMI Kabupaten Sleman siaga di Tempel, Prambanan, Gamping, dan Ambarukmo Plaza, termasuk keliling sejumlah gereja di Moyudan, Turi, dan Ngemplak.
Di Kulon Progo, posko berjalan 24-26 Desember 2025 dan 31 Desember 2025-2 Januari 2026 dengan pengamanan dan pelayanan keliling di gereja, Alun-Alun Wates, serta objek wisata pantai.
Adapun PMI Kabupaten Gunungkidul siaga 24-25 Desember 2025 dan 31 Desember 2025-1 Januari 2026, dengan pelayanan di Gereja Santo Petrus Baleharjo, gereja-gereja di Wonosari, titik keramaian, dan Pos Pantai Baron.
"Saya berharap personel PMI selama bertugas tetap mengedepankan prinsip-prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, yaitu kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan," tutur Lipur.
