SPSI DIY harapkan kemudahan pengembangan koperasi pekerja

id buruh

Ilustrasi buruh garmen (Foto ANTARA/dok)

Bantul  (Antaranews Jogja) - Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta, mengharapkan ada kemudahan perizinan dari pemerintah setempat dalam mengembangkan koperasi sebagai wadah pemberdayaan perekonomian pekerja.
    
"Insentif-insetif dari pemerintah dalam rangka mendukung kesejahteraan pekerja, diantaranya adalah misalnya soal kemudahan pengembangan koperasi," kata Wakil Sekretaris Bidang Advokasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) DIY Budi Wibawa di Kabupaten Bantul, Kamis.
    
Menurut dia, pengembangan koperasi sebagai wadah perekonomian dan kesejahteraan pekerja itu merupakan salah satu skema-skema pemberdayaan pekerja. Agar ada kemudahan dalam pengembangan koperasi itu sudah dikomunikasikan dengan Pemkab Bantul.
    
"Betapapun wadah ideal pekerja untuk pengembangan ekonomi adalah koperasi itu yang pertama," kata Budi yang juga sekretaris pimpinan daerah Federasi Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan Minuman DIY ini.
    
Ia mengatakan, skema yang kedua adalah terkait dengan perumahan subsidi, sebab masih banyak pekerja di DIY yang belum mempunyai rumah sendiri, sehingga harapannya program perumahan subsidi bagi pekerja terus dilanjutkan.
    
"Jadi saya kira itu program yang sangat bagus, tetapi memang butuh dukungan dari pemerintah setempat, pemerintah kabupaten yang bersangkutan dalam konteks untuk memberikan kemudahan perizinan," katanya.
    
Apalagi, menurut dia, untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja tidak bisa hanya diupayakan oleh pekerja itu sendiri maupun industri, tetapi butuh satu iklim yang membuat hubungan industrial itu menjadi lebih adil.
    
"Saya kira ini yg kemudian jadi komitmen bersama, sehingga kemudian perizinan untuk pengembangan koperasi sebagai wadah pemberdayaan pekerja bisa didorong, yang kedua untuk perizinan rumah bersubsidi dan seterusnya bisa dimudahkan pemda," katanya.*
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar