Wolfsburg tundukkan Saint-Etienne

id saint etienne,liga europa,gent,oleksandria,wolfsburg

Wolfsburg tundukkan Saint-Etienne

Penyerang Wolfsburg Wout Weghorst (kiri) melakukan duel udara dengan bek AS Saint-Etienne Mathieu Debuchy dalam pertandingan Grup I Liga Europa yang dimainkan di Stadion Geoffroy-Guichard, Saint-Etienne, Kamis (3/10/2019) setempat.(ANTARA/AFP/PHILIPPE DESMAZES)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Jerman Wolfsburg mengamankan satu poin dari markas AS Saint-Etienne setelah main imbang 1-1 dalam laga kedua Grup I Liga Europa di Stadion Geoffroy-Guichard, Prancis, Jumat dini hari WIB.

Hasil itu membuat Wolfsburg menempel ketat tim peringkat pertama Gent yang juga mengoleksi empat poin. Gent berada di pucuk karena memiliki selisih gol yang lebih baik daripada klub Jerman tersebut, demikian dilansir laman resmi UEFA.



Tampil di kandang sendiri, Saint-Etienne bermain lebih agresif dan mencatatkan total sembilan tembakan sepanjang pertandingan.

Agresivitas tersebut mendatangkan hasil pada menit ke-13 saat Thimothee Kolodziejczak melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti yang melesak masuk ke sudut jauh gawang kiper Pavao Pervan.

Namun kegembiraan publik tuan rumah hanya berusia dua menit. Diawali dari umpan silang Arnold dari sisi kiri, bola tertuju kepada William yang tidak terkawal. Ia pun menanduk bola tanpa dapat dihentikan kiper Jessy Moulin.

Permainan babak kedua berlangsung dengan tempo yang lebih lambat. Menjelang laga usai, kiper Wolfsburg Pavao Pervan mendapat ancaman dari pemain pengganti Denis Bouanga, namun skor imbang bertahan sampai peluit panjang berbunyi.

Poin perdana

Wakil Ukraina Oleksandria mendapatkan poin perdana di fase grup Liga Europa, setelah mereka bermain imbang 1-1 dengan Gent dalam pertandingan yang dimainkan di Arena Lviv.

Bagi Gent, hasil ini sudah cukup untuk membawa mereka sementara menguasai pucuk klasemen. Namun bagi Oleksandria, hasil ini sudah cukup baik setelah mereka menelan kekalahan pada laga sebelumnya.



Gent yang unggul penguasaan bola yakni 59:41 membuka keunggulan saat laga baru berlangsung enam menit. Memanfaatkan kecepatan saat serangan balik, peluang yang didapat Depoitre tidak disia-siakan untuk dikonversi menjadi gol.

Tim Belgia itu bahkan hampir unggul dua gol saat bola sundulan Ngadeu-Ngadjui membentur tiang gawang.

Pada babak kedua permainan tim tuan rumah membaik, mereka bahkan menciptakan peluang demi peluang melalui Artem Sitalo dan Kovalets.

Gol yang dinanti-nantikan tuan rumah baru tercipta pada menit ke-61. Diawali tembakan Kovalets yang masih dapat ditepis kiper Gent, bola pantul kemudian disambar dengan sempurna oleh Sitalo.

Pada pertandingan-pertandingan putaran ketiga, Gent akan berhadapan dengan Wolfsburg, sedangkan St Etienne bertemu Oleksandria.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar