"Bunga Penutup Abad" ditayangkan daring akhir pekan ini

id Bunga Penutup Abad,Happy Salma

"Bunga Penutup Abad" ditayangkan daring akhir pekan ini

Pementasan teater "Bunga Penutup Abad". (HO)

Jakarta (ANTARA) - Pementasan teater "Bunga Penutup Abad" akan ditayangkan secara daring melalui website www.indonesiakaya.com, pada Sabtu (18/4) hingga Minggu (19/4) pukul 15.00 WIB.

Penayangan secara online itu bertujuan untuk memberikan hiburan bagi masyarakat yang berada di rumah untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Tidak dapat dipungkiri, berada di rumah berhari-hari terkadang membuat jenuh dan untuk itu kami menghadirkan berbagai program yang tetap dapat dinikmati para pecinta seni di rumah," ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, dalam siaran persnya, Kamis.

"Bunga Penutup Abad" yang akan ditayangkan merupakan rekaman pementasan yang pernah digelar pada 25 dan 26 Agustus 2016.

Pementasan yang digelar oleh Titimangsa Foundation dan didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini diadaptasi dari novel "Bumi Manusia" dan "Anak Semua Bangsa" yang termasuk dalam seri novel "Tetralogi Pulau Buru" karya Pramoedya Ananta Toer.

Pementasan yang menampilkan Happy Salma sebagai Nyai Ontosoroh, Reza Rahadian sebagai Minke, Lukman Sardi sebagai Jean Marais dan Chelsea Islan sebagai Annelies itu berhasil meraih kesuksesan dengan banyaknya minat penonton yang hadir langsung menyaksikan "Bunga Penutup Abad".

"Menyaksikan kembali pementasan yang menjadi bukti hasil dari komitmen, kerja keras, dan kecintaan seluruh tim pendukung untuk memberi roh pada karya novel dari sastrawan kebanggaan Indonesia ini juga menjadi pengingat bagi kami untuk terus berproses kreatif dalam berkarya,” ujar Happy Salma.

Sebelum menyaksikan "Bunga Penutup Abad" secara online, penikmat seni dapat bertanya langsung dengan Happy Salma selaku produser dan pemeran Nyai Ontosoroh melalui live chat yang dapat disaksikan melalui akun Instagram @indonesia_kaya pada tanggal 17 April 2020 pukul 17.00 WIB.
 
Pewarta :
Editor: Eka Arifa
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar