Imunomodulator memperkuat sistem imun tubuh

id imunomodulator,tubuh

Imunomodulator memperkuat sistem imun tubuh

Imugard (HO-Humas Deltomed)

Yogyakarta (ANTARA) - Imunomodulator adalah zat yang berfungsi memperkuat sistem imun tubuh sehingga mampu melindungi tubuh secara optimal dari infeksi atau mikroorganisme seperti virus, bakteri atau parasit.

Imunomodulator berbahan alami dapat diperoleh dari tanaman herbal asli Indonesia seperti meniran, daun kelor, dan kunyit.

PT Deltomed Laboratories, produsen obat herbal yang telah berpengalaman selama lebih dari 40 tahun, berkomitmen untuk terus mendukung kesehatan tubuh masyarakat Indonesia.

Salah satunya melalui produk herbal yang dapat memelihara dan meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat Indonesia yaitu produk herbal imunomodulator bernama Imugard. Konsumsi Imugard secara teratur efektif membantu memelihara dan memperkuat sistem pertahanan tubuh.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Inggrid Tania menjelaskan imunomodulator adalah zat yang berfungsi untuk memodifikasi respons imun terhadap antigen dari dalam tubuh maupun luar tubuh yang mengancam kesehatan.

Imunomodulator bekerja dengan menstimulasi mekanisme pertahanan spesifik (satu jenis antigen) dan non-spesifik (berbagai macam antigen). Selain itu, imunomodulator juga berperan sebagai imunostimulan, yaitu senyawa yang dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh.

"Konsumsi imunomodulator untuk meningkatkan daya tahan tubuh sangat penting, terlebih saat ini masyarakat sedang menghadapi ancaman virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19," katanya.

Menurut Inggrid, masyarakat dapat memperoleh zat imunomodulator dengan mengkonsumsi tanaman herbal, seperti meniran, daun kelor, dan kunyit, baik dalam bentuk segar maupun produk siap minum.

Konsumsi imunomodulator alami yang berasal dari ketiga herbal tersebut dapat digunakan dalam jangka waktu panjang dan tanpa batas durasi maksimal. Pasalnya meniran, daun kelor, dan kunyit secara umum tidak memiliki kontra indikasi yang membahayakan tubuh.

"Meski begitu, penggunaan imunomodulator yang sifatnya imunostimulan kuat sebaiknya dibatasi selama 6-8 minggu atau dengan konsultasi dokter, sebab dikhawatirkan dapat mencetuskan penyakit autoimun dan memperparah alergi," katanya.

Ia menjelaskan meniran terbukti secara ilmiah sebagai imunostimulan yang berfungsi meningkatkan sistem imun spesifik dan non-spesifik. Daun kelor kaya akan nutrisi seperti kalsium, zat besi, fosfor, kalium, zinc, protein, dan berbagai vitamin, serta berfungsi juga sebagai imunomodulator.

Kunyit juga dapat membantu memelihara sistem saluran pencernaan sehingga meningkatkan absorpsi nutrisi pada saluran pencernaan, serta sebagai antiviral, anti-inflamasi yang berfungsi sebagai imunomodulator. 

Chief Business Development and R&D PT Deltomed Laboratories Victor S Ringoringo mengatakan kehadiran Imugard merupakan bentuk komitmen Deltomed dalam mendukung kesehatan masyarakat agar daya tahan tubuh masyarakat di tengah pandemi COVID-19 tetap terpelihara dan dapat meningkat.

Imugard mengandung 100 persen ekstrak meniran, daun kelor, dan kunyit yang khasiatnya tidak diragukan lagi. Imugard juga telah disetujui dan mendapatkan izin edar dari Badan POM RI.

Menurut dia, membangun daya tahan tubuh yang prima melalui konsumsi herbal juga dianjurkan oleh BPOM dalam Buku Saku Obat Tradisional untuk Daya Tahan Tubuh dan Pedoman Penggunaan Herbal dan Suplemen Kesehatan dalam Menghadapi COVID-19.

"Berbeda dengan produk herbal lainnya, Imugard mengandung zat imunomodulator yang berfungsi memperkuat sistem imun tubuh. Dengan imunitas yang baik, maka tubuh dapat melawan berbagai virus, bakteri, dan parasit penyebab penyakit," katanya.

Sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap pemerintah, Deltomed pada 15 September 2020 telah mendonasikan 300.000 kaplet Imugard senilai Rp1.050.000.000 kepada Satuan Tugas Penanganan COVID-19.

Donasi ini diterima oleh Kepala Satgas COVID-19 Doni Monardo di Kantor BNPB, Jakarta Timur. Donasi kemudian disalurkan kepada tenaga kesehatan yang bertugas di 10 RS Rujukan COVID-19 di Jakarta, salah satunya adalah RS Darurat Wisma Atlet.

Selain itu, Deltomed juga melakukan berbagai donasi ke berbagai pihak di berbagai daerah, sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap situasi pandemi dan kesehatan masyarakat Indonesia. 

Ia mengatakan zat imunomodulator dalam Imugard benar-benar dari bahan herbal alami, sehingga sangat aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Selain itu, untuk mempertahankan zat imunomodulator yang terkandung dalam meniran, daun kelor, dan kunyit, produk Imugard diproduksi dengan standar Good Manufacturing Practices (GMP) dan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB).

"Dengan menerapkan GMP dan CPOTB sehingga Imugard mempunyai kualitas yang baik, berkhasiat, dan aman. Selain itu, Imugard juga sudah tersertifikasi halal sehingga aman dikonsumsi oleh semua kalangan," katanya.

Menurut dia, Imugard baik dikonsumsi oleh anak usia di atas 12 tahun, dewasa maupun lansia dengan dosis 1 kaplet setiap hari, tetapi jika kondisi tubuh sedang turun atau membutuhkan lebih, bisa di konsumsi 2 kaplet sehari.

Imugard tersedia dalam bentuk dus isi 3 blister, dengan isi 1 blister berisi 10 kaplet. Masyarakat dapat membeli Imugard di apotek, toko obat, dan secara online di Deltomed store (Official) yang ada di berbagai market place seperti Tokopedia, Shopee, Blibli, Lazada, dan Bukalapak. 
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar