
Positif COVID-19 di Bantul bertambah 253 orang

Bantul (ANTARA) - Kasus konfirmasi COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, per hari Senin mencapai angka 20.129 orang setelah ada penambahan kasus baru sebanyak 253 orang dalam sehari.
Satuan Tugas Penanggulangan COVID-19 Bantul dalam keterangan resmi, Senin, menyatakan, tambahan kasus baru itu rinciannya dari Kecamatan Banguntapan 55 orang, Srandakan 39 orang, Sewon 33 orang, Bantul 26 orang, dan Jetis 20 orang, serta Sedayu 18 orang.
Selanjutnya dari Imogiri 15 orang, Pandak 11 orang, Pleret 10 orang, Kretek sembilan orang, Bambanglipuro lima orang, sisanya Sanden tiga orang, Kasihan tiga orang, dan Pundong dua orang, Pajangan juga dua orang, serta Dlingo satu orang, Piyunyan juga satu orang.
Meski demikian dalam periode itu ada pasien COVID-19 sembuh sebanyak 82 orang, dari Kecamatan Sewon 18 orang, Pleret 13 orang, Bantul 10 orang, Imogiri 10 orang, kemudian Sedayu sembilan orang, Dan Bambanglipuro enam orang, serta Banguntapan lima orang.
Sisanya dari Sanden empat orang, Pandak dua orang, serta Srandakan, Kretek, Pundong, Pajangan, dan Kasihan masing-masing satu orang. Total kasus pulih dari COVID-19 di Bantul 15.259 orang.
Kasus konfirmasi COVID-19 yang meninggal pada hari ini berjumlah empat orang dari Kecamatan Srandakan, Bantul, Banguntapan, dan Kasihan, sehingga total kasus kematian di Bantul sebanyak 466 orang.
Dengan perkembangan kasus harian itu, maka pasien COVID-19 aktif yang masih menjalani isolasi mandiri maupun karantina serta perawatan dokter di beberapa rumah sakit rujukan per hari Senin (28/6) berjumlah 4.404 orang.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengajak masyarakat Bantul untuk mematuhi kebijakan PPKM Mikro dan disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, karena menjadi kunci keberhasilan dalam melakukan penanggulangan pandemi COVID-19.
"Intinya adalah kesadaran bahwa ini kepentingan kita bersama, bukan kepentingan pemerintah saja, karenanya antara pemerintah dengan rakyat harus bersatu, bergotong-royong bersama-sama melakukan perlawanan terhadap pandemi COVID-19," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
