Logo Header Antaranews Jogja

Martin: UMKM perlu memanfaatkan platform digital

Minggu, 15 Agustus 2021 00:28 WIB
Image Print
Diskusi "platform digital" secara virtual (ANTARA/HO-GIM)

Yogyakarta (ANTARA) - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu memanfaatkan platform digital agar dapat bertahan dan tumbuh di tengah pandemi COVID-19, kata CEO Supertext (perusahaan telekomunikasi di Swedia) Martin Jacobson.

"Kunci bagi UMKM untuk dapat bertahan dan bahkan tumbuh di masa pandemi adalah dengan banyak memanfaatkan dan berpartisipasi di platform-platform digital. Hal ini akan semakin memperluas area pemasaran produknya," kata Martin dalam diskusi secara virtual yang dimoderatori George Iwan Marantika, Sabtu.

Menurut Martin, bagi pelaku UMKM di daerah terpencil yang tidak ada jaringan internet, tetap bisa memasarkan produknya, misalnya dengan mamanfaatkan grup chat "‘SMSgroup" dari Supertext.

"Para investor dari Swedia sangat tertarik berinvestasi di bidang ekonomi digital di Indonesia yang punya target pasar sangat besar. Melalui Supertext, kami sudah menawarkan layanan SMS yang diberi nama 'SMSgroup' tanpa biaya atau gratis di seluruh wilayah Indonesia," katanya.

Ia mengatakan layanan "SMSgroup" dari Supertext dapat digunakan di semua perangkat (smartphone sampai handphone jadul). Saat tidak ada sinyal internet, Supertext mengubah pesan internet menjadi SMS dan mengirimkannya ke grup chat.

"Industri digital merupakan salah satu bidang ekonomi yang terus tumbuh di tengah pandemi COVID-19. Bahkan pandemi semakin mempercepat proses digitalisasi tersebut," katanya.

Menurut dia, pandemi telah memaksa manusia di seluruh dunia untuk membatasi pergerakan (mobilitas). Hal ini menyebabkan sektor jasa seperti pariwisata dan transportasi sangat terpukul akibat pandemi.

"Namun di sisi lain, pembatasan mobilitas warga telah membuat pergeseran budaya bertransaksi warga dari 'offline' menjadi 'online'. Kondisi ini membuat platform-platform belanja 'online' banyak bermunculan dan maju pesat," katanya.

Ia mengatakan, ekonomi digital akan berkontribusi besar bagi pemulihan ekonomi negara-negara di dunia termasuk Indonesia pascapandemi. Dengan jumlah penduduk yang sangat besar, perekonomian Indonesia akan mampu bangkit memanfaatkan ekonomi digital.

"Apalagi di Indonesia telah muncul beberapa startup unicorn. Jumlah unicorn di Indonesia perlu diperbanyak lagi untuk mendorong perekonomian negara," kata Martin.



Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026