Logo Header Antaranews Jogja

Santri harus tingkatkan keilmuan

Minggu, 23 Oktober 2022 06:12 WIB
Image Print
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar saat berfoto bersama para santri di Pondok Pesantren Nurul Jadid Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (22-10-2022). ANTARA/HO-Humas Kemendes PDTT

Jakarta (ANTARA) - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2022, mengajak para santri untuk terus meningkatkan kapasitas keilmuan agar mampu mengisi ruang-ruang strategis dalam berbangsa serta bernegara.

"Saya mengajak seluruh santri untuk terus belajar, terus berikhtiar maksimal. Prestasi kalian luar biasa. Masa depan Indonesia tergantung pada santri-santri kita semua, termasuk para santri Nurul Jadid," kata Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.

Hal tersebut dia sampaikan saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2022 di Pondok Pesantren Nurul Jadid Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Halim menyampaikan pesantren adalah bagian penting atas sejarah peradaban bangsa. Pondok pesantren, kata dia, telah melahirkan banyak pejuang Nahdlatul Ulama yang berkualitas.

Oleh karena itu, lanjut Gus Halim, kaum santri juga harus mampu membersamai dan mendampingi masyarakat di setiap lapisan kehidupan.

"Hari ini, alumni Nurul Jadid itu merambah di seluruh sel kehidupan di Indonesia ini. Itu artinya alumni Nurul Jadid adalah para alumnus yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk hidup di mana pun dan menjadi pejuang Nahdlatul Ulama di mana pun berada," ucapnya.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gus Halim ajak santri terus tingkatkan kapasitas keilmuan



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026