
Monyet ekor panjang harus dilindungi

Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Sejumlah aktivis dan pelajar pecinta satwa liar di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu menggelar aksi dukungan terhadap gerakan petisi untuk penetapan monyet atau kera ekor panjang sebagai satwa dilindungi.
Demo dilakukan di tepi jalan depan objek wisata Ketek"an Ngujang, Tulungagung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Selain membentangkan poster dan spanduk berisi desakan terhadap penetapan status monyet sebagai satwa dilindungi, para aktivis juga menyebar stiker berisi tulisan sejenis dibagikan kepada pengendara yang melintas di pertigaan Ngujang.
"Gerakan ini merupakan dukungan moral kami kepada teman-teman pecinta satwa di Jakarta maupun berbagai daerah di Indonesia dalam mendorong penetapan status monyet jenis kera ekor panjang (macaca fascilaris) maupun beruk (macaca nemestrina) sebagai satwa dilindungi," kata ketua Lembaga Edukasi Cinta Satwa dan Konservasi (CAKRA) Tulungagung, Yuga Hermawan.
Kendati hanya dilakukan di pinggir jalan, aksi sekelompok pecinta satwa yang masih muda dan beliau itu cukup menarik perhatian pengguna jalan.
Tak sedikit yang melambatkan kendaraan sekedar untuk membaca isi spanduk dan poster yang dibentangkan para aktivis dari pinggir jalan, depan pintu gerbang wisata Ketek'an.
"Oleh Pemkab Tulungagung, kawasan TPU Ngujang kemudian ditetapkan sebagai kawasan khusus habitat kera yang disakralkan mengacu pada kearifan lokal setempat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Aktivis Tulungagung dukung petisi perlindungan monyet ekor panjang
Pewarta : Destyan H. Sujarwoko
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
