Logo Header Antaranews Jogja

Mbappe dan Messi musuhan

Kamis, 22 Desember 2022 05:44 WIB
Image Print
Penyerang Argentina Lionel Messi (kiri) dan pemain depan Prancis Kylian Mbappe berpelukan sebelum dimulainya pertandinan final Piala Dunia 2022 Qatar di Lusail Stadium, Doha, pada 18 Desember 2022. (AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)

Jakarta (ANTARA) - Piala Dunia 2022 sudah berakhir. Semua perseteruan antara tim-tim yang menjadi peserta turnamen sepak bola terbesar sejagat itu pun sirna.

Namun epilog turnamen itu mungkin telah membuka perseteruan baru antar-pemain bintang Piala Dunia.

Dan itu pastinya bukan antara Lionel Messi dengan Cristiano Ronaldo yang selama dua puluh tahun terakhir selalu menjadi sumber perdebatan mengenai siapa yang terhebat di dunia.

Perseteruan itu adalah antara Messi dengan Kylian Mbappe yang justru sama-sama pemain Paris Saint Germain di Liga Prancis.

Sebelum Piala Dunia 2022, persaingan antara kedua megabintang ini sudah menjadi konsumsi awam di Prancis, tapi sempat mendingin sampai Messi dan Mbappe bisa akur kembali di PSG, juga dengan Neymar.

Kini hubungan itu sepertinya retak kembali setelah final dramatis dalam Piala Dunia 2022 yang menjadi pertarungan pribadi antara kedua bintang yang sama-sama menunjukkan peran sentral untuk tim mereka.

Seandainya dalam adu penalti itu Prancis yang menang mungkin Mbappe yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik.

Dengan hattrick yang menumbangkan rekor Geoff Hurst sebagai satu-satunya pesepakbola yang mencetak hattrick dalam sebuah final Piala Dunia pada 1966, Mbappe sebenarnya bisa disebut man of the match final Piala Dunia 2022.

Tetapi sepak bola juga acap berkaitan dengan Dewi Fortuna. Dan kali ini sang dewi tidak memihak Les Bleus.


Tak berteman

Mbappe juga menjadi sasaran ejekan pemain-pemain Argentina lainnya setelah final di Doha selesai, dengan cara membuat acara "hening sejenak" untuk Mbappe di ruang ganti pemain Albiceleste.

Pemain-pemain Argentina jelas sangat menghormati Messi sehingga setiap pesepak bola yang dianggap mereka tidak menaruh respek kepada peraih terbanyak Ballon d'Or itu sama dengan menyepelekan mereka.

Mbappe mungkin dianggap mereka sebagai salah satu orang seperti itu, terutama karena selebrasi golnya yang provokatif dalam final Piala Dunia 2022 itu.

Tetapi ulah para pemain Argentina itu malah bisa membuat Mbappe semakin terluka dan kian sakit hati. Ini bisa merembet ke mana-mana, termasuk merusak kekompakan dalam tim Paris Saint Germain.


Jadi rumit kembali

Di balik itu semua ada fakta yang bisa membuat persaingan di antara ketiga pemain membesar kembali, yakni membesarnya pengaruh Mbappe kepada PSG seperti pengaruh besar dia kepada timnas Prancis.

"Jika orang menyadari betapa berharganya Kylian saat ini, maka mereka akan sadar betul bahwa betapa pentingnya dia bagi klub ini," kata salah satu sumber senior PSG kepada Telegraph Sport.

Menurut sumber ini harga Kylian saat ini adalah 300 sampai 350 juta euro, atau Rp4,9 triliun sampai Rp5,7 triliun!

Dengan harga selangit itu PSG yakin Mbappe akan terus bersama mereka karena tak akan ada yang berani mengeluarkan uang sebanyak itu.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Masa depan hubungan Mbappe dan Messi



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026