Logo Header Antaranews Jogja

Anjlok, harga emas di pasaran

Sabtu, 3 Juni 2023 07:23 WIB
Image Print
Ilustrasi - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menetap lebih tinggi pada akhir perdagangan. ANTARA/REUTERS/aa.
Chicago (ANTARA) - Anjkok. Harga emas pada akhir perdagangan Sabtu pagi WIB menghentikan keuntungan selama empat hari berturut-turut, karena laporan pekerjaan AS Mei lebih kuat dari perkiraan dan kekhawatiran tentang kesepakatan utang AS telah berakhir.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, tergelincir 25,90 dolar AS atau 1,30 persen menjadi ditutup pada 1.969,60 dolar AS per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di 2.000,50 dolar AS dan terendah di 1.966,50 dolar AS.

Emas berjangka melonjak 13,40 dolar AS atau 0,68 persen menjadi 1.995,50 dolar AS pada Kamis (1/6/2023), setelah terkerek 5,0 dolar AS atau 0,25 persen menjadi 1.982,10 dolar AS pada Rabu (31/5/2023), dan terangkat 14,00 dolar AS atau 0,71 persen menjadi 1.977,10 dolar AS pada Selasa (30/5/2023).

Untuk minggu ini, kontrak emas bulan depan di Comex membukukan pengembalian 1,3 persen, kenaikan mingguan pertama dalam sekitar sebulan.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas jatuh tertekan data pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026