Logo Header Antaranews Jogja

Turun, harga emas

Rabu, 21 Juni 2023 08:51 WIB
Image Print
Ilustrasi - Seorang karyawan menyusun emas batangan di Pabrik Pemisahan Emas dan Perak Austria 'Oegussa', Wina, Austria. ANTARA/REUTERS/Leonhard Foeger/aa.

Chicago (ANTARA) - Harga emas berjangka turun tajam pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), menghentikan kenaikan selama tiga hari berturut-turut karena pasar memperkirakan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dua kali lagi tahun ini di tengah ketidakpastian ekonomi AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, anjlok 23,50 dolar AS atau 1,19 persen menjadi ditutup pada 1.947,70 dolar AS per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di 1.971,80 dolar AS dan terendah di 1.940,80 dolar AS.

Emas berjangka naik tipis 0,50 dolar AS atau 0,03 persen menjadi 1.971,20 dolar AS pada Jumat (16/6/2023), setelah terdongkrak 1,80 dolar AS atau 0,09 persen menjadi 1.970,70 dolar AS pada Kamis (15/6/2023), dan terangkat 10,30 dolar AS atau 0,53 persen menjadi 1.968,90 dolar AS pada Rabu (14/6/2023).

Bursa Comex ditutup pada Senin (19/6/2023) untuk hari libur


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas anjlok 23,50 dolar karena pasar antisipasi kenaikan suku bunga



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026