Logo Header Antaranews Jogja

Turun, harga emas

Kamis, 3 Agustus 2023 06:50 WIB
Image Print
Arsip foto - Emas batangan terlihat di Pallion di Marrickville, Sydney, Jumat, 14 Oktober 2022. ANTARA/AAPIMAGE via Reuters Connect/DAN HIMBRECHTS/pri.

Chicago (ANTARA) - Turun, harga emas akhir perdagangan Kamis pagi WIB memperpanjang kerugian untuk hari kedua berturut-turut.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange tergelincir 3,80 dolar AS atau 0,19 persen menjadi menetap pada 1.975,00 dolar AS per ounce, setelah menyentuh tertinggi sesi di 1.992,20 dolar AS dan terendah sesi di 1.969,10 dolar AS.

Emas berjangka anjlok 30,40 dolar AS atau 1,5 persen menjadi 1.978,80 dolar AS pada Selasa (1/8/2023), setelah terangkat 9,30 dolar AS atau 0,5 persen menjadi 2.009,20 dolar AS pada Senin (31/7/2023).

Harga emas memangkas kenaikan awal untuk berakhir sedikit lebih rendah pada Rabu (2/8/2023), dirugikan oleh dolar AS yang lebih kuat dan meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah karena investor mempertimbangkan keputusan Fitch Ratings menurunkan peringkat kredit AS menjadi AA+ dari AAA.

Indeks dolar, ukuran mata uang AS terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,57 persen ke level tertinggi baru dalam tiga minggu. Indeks dolar telah naik 3,0 persen dari level terendah 15 bulan pada 18 Juli.

Dolar naik pada Rabu (2/8/2023) karena investor mengabaikan penurunan peringkat kredit AS oleh Fitch, sementara data menunjukkan peningkatan yang lebih besar dari perkiraan dalam daftar gaji swasta pada Juli mendukung greenback karena menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas merosot setelah Fitch pangkas peringkat kredit pemerintah AS



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026