Logo Header Antaranews Jogja

Pertemuan Muhaimin dan Ganjar tak perlu dikhawatirkan

Minggu, 20 Agustus 2023 07:46 WIB
Image Print
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani (dua kanan) ditemui usai agenda dengan Partai Gelora Indonesia di Jakarta, Sabtu (19/8/2023). (ANTARA/Fath Putra Mulya)

Jakarta (ANTARA) - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengaku tidak khawatir dengan pertemuan antara Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo.

Muzani saat ditemui usai agenda dengan Partai Gelora Indonesia di Jakarta, Sabtu, mengatakan pertemuan Cak Imin dan Ganjar merupakan ikhtiar PKB dalam memberi pesan perdamaian dan kebersamaan kepada masyarakat.

"Enggak khawatir, yang dilakukan PKB itu bagian dari ikhtiar untuk memperkokoh persatuan, memberi pesan perdamaian, pesan kebersamaan terhadap masyarakat, terhadap rakyat semuanya, dan kami sudah tahu karena itu kami men-support," imbuh dia.

Dia menegaskan bahwa Partai Gerindra mempersilakan Cak Imin selaku Ketua Umum PKB dan bagian dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) untuk berkomunikasi dengan siapa pun. Menurutnya, pertemuan itu bertujuan memperkuat silaturahim.

"Kami merasa komunikasi yang dilakukan oleh Pak Muhaimin dengan semua tokoh itu bagian dari upaya untuk memperkuat silaturahim, memperkuat posisi, persatuan, dan kesatuan," kata Muzani.

Meskipun Cak Imin bertemu dengan bakal calon presiden dari koalisi yang berbeda, Muzani meyakini pertemuan tersebut merupakan suatu hal baik. Terlebih, Indonesia masih dalam suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78.

"Kami menganggap pertemuan itu malah baik untuk memberi message (pesan) kepada masyarakat, di tengah-tengah suasana masih Agustus-an, kita harus memberi message perdamaian, kesejukan, ketenangan, pesan persatuan, dan pesan kebersamaan," imbuhnya.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sekjen Partai Gerindra tak khawatirkan pertemuan Cak Imin dan Ganjar



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026