Baca, buku pembangunan rumah sakit Indonesia di Gaza

id mer-c indonesia,rumah sakit indonesia,rumah sakit gaza,menghimpun kebesaran allah,bedah buku

Baca, buku pembangunan rumah sakit Indonesia di Gaza

Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad (kedua kiri) menjelaskan tentang buku berjudul Menghimpun Kebesaran Allah di Hotel The Acacia, Jakarta, Minggu (27/8/2023). ANTARA/HO-MER-C Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kegawatdaruratan medis MER-C meluncurkan buku terbaru yang merangkum kisah pembangunan rumah sakit Indonesia di Gaza, Palestina.

Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad mengatakan buku berjudul Menghimpun Kebesaran Allah itu menjadi bukti sejarah kepedulian Indonesia terhadap Palestina.
"Semoga buku ini menjadi inspirasi bagi kita semua," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Berbagai kisah para relawan yang membangun rumah sakit Indonesia di Gaza, Palestina, tertuang di dalam buku Menghimpun Kebesaran Allah.
"Cerita-cerita yang mengerikan masa lampau sekarang menjadi cerita lucu. Kisah itu tersaji semua di dalam buku tersebut," kata Sarbini.
Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa buku itu berkisah tentang rahasia Allah, tekad yang mulia, perjuangan, keikhlasan, strategi, kepatuhan, dan kesabaran yang tinggi dari kisah nyata para relawan.
Buku ini diserahkan kepada MER-C sebagai hadiah dari penulis, khususnya dipersembahkan bagi almarhum Joserizal Jurnalis (Pendiri MER-C dan Inisiator Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza) serta almarhum Muhyiddin Hamidy (Imam Al Fatah).


Buku setebal 260 halaman tersebut dicetak dengan segala kesederhanaan, tanpa ada nama penulis (atas permintaan penulis), tanpa ada nama penerbit, dan tanpa testimoni. Tulisan buku asli dicetak seperti apa yang dituliskan oleh penulis.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: MER-C luncurkan buku pembangunan rumah sakit Indonesia di Gaza

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.