Logo Header Antaranews Jogja

Turun, dolar AS

Selasa, 29 Agustus 2023 06:15 WIB
Image Print
Ilustrasi - Uang kertas dolar AS dan yen Jepang. ANTARA/Shutterstocks/pri

New York (ANTARA) - Turun, dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdaganganbSelasa pagi WIB dan sempat mencapai level tertinggi sembilan bulan terhadap yen.


Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,02 persen menjadi 104,0567 pada akhir perdagangan.

Dolar AS dibeli 146,5060 yen Jepang, mencapai level tertinggi sembilan bulan pada Senin (28/8/2023), lebih tinggi dari 146,3690 yen Jepang pada sesi sebelumnya.

Gubernur Bank Sentral Jepang Kazuo Ueda mengatakan pada Sabtu (26/8/2023) bahwa ia akan mempertahankan pendekatan kebijakan moneter saat ini, karena inflasi di Jepang masih "sedikit di bawah" target 2,0 persen.

Pada simposium ekonomi tahunan di Jackson Hole, Wyoming, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mempertahankan nada yang sedikit hawkish pada Jumat lalu (25/8/2023), mengindikasikan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut karena inflasi yang terus tinggi.

Namun, ia juga mengakui bahwa tekanan harga telah sedikit mereda dan menyebutkan bahwa The Fed akan mengambil pendekatan yang hati-hati mengenai apakah akan melakukan pengetatan kebijakan lebih lanjut.

Greenback telah menguat dalam beberapa pekan terakhir karena ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama mengingat perekonomian tetap tangguh.

Investor juga meningkatkan spekulasi bahwa bank sentral AS dapat menaikkan suku bunga lagi tahun ini setelah Ketua Fed Jerome Powell mengatakan pada Jumat (25/8/2023) bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut mungkin diperlukan untuk meredam inflasi yang masih terlalu tinggi, dan juga berjanji untuk berhati-hati dalam pertemuan mendatang.

Sementara itu, aktivitas pabrik Texas mengalami
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dolar melemah, sempat capai tertinggi sembilan bulan terhadap yen



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026