Logo Header Antaranews Jogja

Naik, harga emas

Jumat, 27 Oktober 2023 07:19 WIB
Image Print
Arsip foto - Batangan emas terlihat dalam gambar ilustrasi yang diambil di GSA, Wina, 13 November 2014. (ANTARA/REUTERS/Leonhard Foeger/pri.)

Chicago (ANTARA) - Harga emas berjangka pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) naik masih dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup naik 2,5 dolar AS atau 0,13 persen menjadi 1.997,4 dolar AS per ons.

Departemen Perdagangan AS melaporkan pada Kamis (25/10) bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) AS tumbuh pada 4,9 persen (yoy) pada kuartal ketiga, naik tajam dibandingkan pertumbuhan kuartal kedua 2,1 persen (yoy) dan melampaui ekspektasi para ekonom yang memperkirakan pertumbuhan sebesar 3,8 persen (yoy).

Data PDB yang lebih kuat dari perkiraan seharusnya melemahkan harga emas, namun ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih mendukung harga emas.

Data ekonomi lainnya yang dirilis pada Kamis (25/10) beragam. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran awal AS naik 10.000 klaim menjadi 210.000 klaim pada pekan yang berakhir 21 Oktober.

Sumber: Xinhua

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas naik masih dipicu ketegangan geopolitik di Timur Tengah



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026