
Transformasi digital diterapkan di IKN

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menerapkan transformasi digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dalam pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.
“Dalam pembangunan IKN, Kementerian PUPR telah menerapkan komponen SPBE mulai dari tahapan perencanaan, konstruksi hingga monitoringnya," kata Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Ekonomi dan Investasi Dadang Rukmana, di Jakarta, Senin (13/11).
Dadang menambahkan, salah satu implementasinya adalah dengan menerapkan prinsip collaborative work dengan memanfaatkan dan mengintegrasikan ekosistem model Building Information Modeling (BIM) dan Geographic Information System (GIS).
Selain itu, untuk mendorong partisipasi publik, Kementerian PUPR telah menghadirkan kanal nusantara.pu.go.id, agar publik dapat mengakses semua informasi pembangunan IKN secara transparan dan terbuka.
Dalam pembangunan infrastruktur IKN, juga menerapkan smart and green infrastructure, antara lain optimalisasi smart integrated sanitation urban domestic waste water management dan penerapan Sistem Penyediaan Air Minum yang dikelola menggunakan artificial intelligence (AI).
“Untuk memastikan IKN dapat menjadi kota baru yang berkelanjutan, pemerintah telah membentuk lima indikator kinerja utama yang nantinya mengontrol pembangunan IKN, yang terdiri atas kesejahteraan masyarakat, ekologis dan preservasi lingkungan alami, konektivitas kawasan/transportasi, infrastruktur kawasan serta infrastruktur TIK,” kata Dadang.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kementerian PUPR menerapkan transformasi digital dalam pembangunan IKN
Pewarta : Aji Cakti
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
