Logo Header Antaranews Jogja

Saling melengkapi, industri Indonesia-China

Rabu, 29 November 2023 05:57 WIB
Image Print
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga saat menghadiri 3rd Overseas Chinese Trade Fair di JIEXPO, Jakarta, Selasa (28/11/2023). ANTARA/HO-Kemendag

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan bahwa industri Indonesia dan China saling melengkapi melalui ekspor produk dan investasi.

Jerry menyampaikan, produk ekspor Indonesia telah mendukung industri di China sehingga menghasilkan banyak barang, yang kemudian dijual ke seluruh dunia. Perusahaan China pun banyak yang berinvestasi di Indonesia.

"Kementerian Perdagangan mencatat, industri Indonesia dan Tiongkok saling melengkapi. Hubungan perdagangan Indonesia dan Tiongkok pun menunjukkan tren positif," ujar Jerry dalam 3rd Overseas Chinese Trade Fair, di JIEXPO, Jakarta, Selasa.

Tren ekspor Indonesia ke China positif 29,57 persen selama lima tahun terakhir (2018-2022). Beberapa produk utama ekspor Indonesia ke China pada 2023, antara lain besi paduan/ferro alloys (9,50 miliar dolar AS), lignit (5,41 miliar dolar AS), dan batu bara (2,95 miliar dolar AS).

Lebih lanjut, ekspor nonmigas Indonesia pada Oktober 2023 mencapai 201,25 miliar dolar AS dan impor nonmigasnya mencapai 154,22 miliar dolar AS. Tahun lalu, ekspor nonmigas Indonesia mencapai 275,96 miliar dolar AS dan impor nonmigasnya mencapai 197,03 miliar dolar AS.

Pada periode 2018-2022, tren pertumbuhan tahunan ekspor nonmigas Indonesia sebesar 14,99 persen. Hingga Oktober tahun ini, mitra dagang utama Indonesia adalah China, Amerika Serikat, India, Jepang, dan Filipina.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamendag sebut industri Indonesia dan China saling melengkapi



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026