Petenis Federer raih doktor honoris causa

id Federer,Roger Federer,gelar doktor honoris causa

Petenis Federer raih doktor honoris causa

Mantan petenis nomor satu dunia asal Swiss Roger Federer memberikan pidato saat menerima gelar doktor honoris causa di perguruan tinggi Dartmouth College, Amerika Serikat, Minggu (9/6/2024). (ANTARA/HO-ATP)

Jakarta (ANTARA) - Mantan petenis nomor satu dunia Roger Federer dianugerahi gelar doktor honoris causa dari perguruan tinggi Amerika Serikat Dartmouth College.

Gelar Doctor of Humane Letters diberikan kepada individu-individu yang telah memberikan layanan teladan kepada masyarakat (yaitu masyarakat sipil, bisnis, pendidikan dan filantropis) atau yang pencapaiannya memiliki cakupan dan jangkauan yang luas.

Federer menyampaikan pidato pembukaan di hadapan 11.000 orang secara langsung dan ribuan lainnya secara virtual. Dalam pidatonya ia menyebut bahwa kesuksesan tanpa usaha adalah mitos.

"Sungguh, Anda tidak tahu betapa senangnya saya. Perlu diingat, ini kedua kalinya saya menginjakkan kaki di kampus. Kedua kalinya. Tapi entah kenapa, Anda memberi saya gelar doktor," kata Federer, dikutip dari ATP, Selasa.

"Saya datang ke sini hanya untuk memberikan pidato, tetapi saya pulang ke rumah sebagai 'Dr. Roger'. Itu bonus yang cukup bagus."

"'Dr. Roger'. Ini pasti kemenangan saya yang paling tak terduga!”



Federer berbicara tentang persahabatannya dengan agen dan mitra bisnis Tony Godsick, seorang alumni Dartmouth, yang hadir untuk menyaksikan putrinya, Isabella Godsick, lulus.

Pemegang gelar juara tingkat tur sebanyak 103 kali itu berbagi tiga pelajaran utama.

"'Tanpa susah payah' adalah mitos," ujar Federer.

"Itu hanya sebuah angka."

"Hidup lebih besar dari lapangan."

Legenda tenis asal Swiss itu juga membahas gagasan pensiun, sebuah kata yang tidak terlalu disukainya. Dia memandang pensiunnya sebagai kelulusan dari tenis.

"Jadi, apa yang harus saya lakukan dengan waktu saya? Saya seorang ayah, jadi, saya rasa, saya mengantar anak-anak saya ke sekolah? Bermain catur online melawan orang asing? Bersih-bersih rumah?" kata Federer.

"Tidak, sebenarnya, saya menyukai kehidupan seorang lulusan tenis."



Pria berusia 42 tahun itu mendiskusikan kegiatan filantropis yang ia lakukan dan banyak hal lainnya, bahkan meluangkan waktu untuk memberikan saran teknis secara singkat.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Federer dapat gelar doktor honoris causa
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2024