KP2MI data anak pekerja migran yang layak bersekolah di Sekolah Rakyat

id KP2MI, Sekolah Rakyat, anak pekerja migran

KP2MI data anak pekerja migran yang layak bersekolah di Sekolah Rakyat

Arsip foto - Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Cristina Aryani memberikan keterangan seusai agenda pembekalan kepada para pimpinan hingga staf Kementerian P2MI se-Indonesia yang berlangsung terpusat di Jakarta, Selasa (22/10/2024). ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menjajaki pendataan anak-anak pekerja migran yang layak untuk bersekolah di Sekolah Rakyat, guna memastikan mereka memperoleh akses pendidikan demi masa depan yang lebih baik.

"Jadi memang salah satu concern kami juga adalah anak pekerjaan migran. Di mana karena keluarga mereka, ibunya mungkin atau ayahnya mungkin merantau ke luar negeri, bekerja di luar negeri," kata Wakil Menteri P2MI Cristina Aryani selepas meninjau siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 6 Jakarta, Senin.

Baca juga: Kepala Staf Kepresidenan kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas Bantul

Dia memastikan kementeriannya akan berkoordinasi intensif dengan Kementerian Sosial dan kementerian terkait lainnya untuk memetakan potensi penerimaan anak-anak pekerja migran ke dalam Sekolah Rakyat, sehingga manfaat program ini bisa dirasakan lebih luas.

Hal tersebut sejalan sebagaimana data KP2MI bahwa saat ini permintaan untuk tenaga kerja asal Indonesia di luar negeri mencapai 400 ribu orang per tahun, di antaranya sekitar 150 ribu orang yang sudah disalurkan secara aktif ke sejumlah negara tujuan.

"Pendidikan menjadi faktor kunci untuk memutus rantai kemiskinan di keluarga pekerja migran, agar mereka mempunyai harapan, mempunyai kesempatan untuk memiliki penghidupan yang lebih baik nantinya,” ujarnya.

Baca juga: KSP: Sekolah Rakyat membekali anak untuk tingkatkan kehidupan masa depan

Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut dinilainya sebagai langkah strategis pemerintah untuk mengisi kesenjangan akses pendidikan yang belum terjangkau program beasiswa maupun bantuan lain.

Menurut dia, Sekolah Rakyat memberikan lingkungan belajar yang kondusif dan fasilitas layak, sehingga mampu memotivasi anak-anak dari keluarga pada tingkat kesejahteraan terendah desil 1-2 dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk fokus pada pendidikan.

Baca juga: Mensos sebut peran orang tua penting sukseskan program Sekolah Rakyat





Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KP2MI data anak pekerja migran yang layak bersekolah di Sekolah Rakyat

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.