
Mendagri ingatkan warga Pati tak anarkis jika ingin kembali unjuk rasa

Jakarta (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Pati, Jawa Tengah, untuk tidak bersikap anarkis jika ingin kembali menggelar aksi unjuk rasa.
Menurut dia, penyampaian pendapat merupakan hal yang tidak dilarang. Di sisi lain, dia mengingatkan bahwa proses Panitia Khusus (Pansus) oleh DPRD Pati terkait Bupati Pati Sudewo masih tetap berjalan.
"Saya sampaikan bahwa pemerintahan tetap berjalan, sesuai aturan undang-undang, bupati kan tetap bisa berjalan," kata Tito usai menghadiri acara Hari Konstitusi di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.
Baca juga: Unjuk rasa warga di Pati berlangsung anarkis bakar mobil
Dia mengatakan bahwa pemerintahan di Jember pun sebelumnya sempat mengalami kasus yang serupa dengan Pati, ketika pemakzulan bupatinya diproses oleh DPRD. Namun, kala itu pemerintahannya masih tetap berjalan.
Pada akhirnya, kata dia, pemakzulan bupati berada di tangan Mahkamah Agung sebagai pengambil keputusan akhir.
Baca juga: Masyarakat Pati demo desak Bupati Sudewo mundur dari jabatannya
Untuk itu, menurut dia, Bupati Pati Sudewo perlu lebih santun ketika berkomunikasi dengan masyarakat saat ini.
Adapun saat ini beredar sejumlah unggahan di media sosial terkait rencana adanya aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Pati pada 25 Agustus mendatang. Sebelumnya, aksi unjuk rasa masyarakat di Pati terjadi pada 13 Agustus 2025 untuk menuntut Bupati Pati Sudewo mundur dari jabatannya.
Baca juga: Istana: Presiden Prabowo sayangkan situasi di PatiBaca juga: Dinkes Pati-Jateng: terdapat 64 korban luka saat unjuk rasa
Baca juga: Gubernur Jateng memastikan pelayanan publik di Pati sudah normal
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendagri ingatkan warga Pati tak anarkis jika ingin kembali unjuk rasa
Pewarta : Bagus Ahmad Rizaldi
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
