UAD Yogyakarta kukuhkan empat guru besar baru

id uad,guru besar

UAD Yogyakarta kukuhkan empat guru besar baru

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengukuhkan empat guru besar baru (ANTARA/HO-Humas UAD)

Yogyakarta (ANTARA) - Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta resmi mengukuhkan empat guru besar baru dalam Sidang Terbuka Senat di Amphitarium Kampus IV UAD Yogyakarta pada Sabtu.

Keempat guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes, Prof. Dr. Elli Nur Hayati, M.PH., Ph.D., Psikolog, Prof. Dr. Apt. Nining Sugihartini, M.Si, dan Prof. Dr. Dody Hartanto, M.Pd.

Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes merupakan Guru Besar Bidang Pengolahan Sampah dan Manajemen Lingkungan, Prof. Dr. Elli Nur Hayati, M.PH., Ph.D., Psikolog (Guru Besar Bidang Psikologi Komunitas Kelompok Rentan).

Prof. Dr. Apt. Nining Sugihartini, M.Si. (Guru Besar Bidang Teknologi Formulasi Sediaan Obat dan Kosmetika) dan Prof. Dr. Dody Hartanto, M.Pd. (Guru Besar Bidang Bimbingan dan Konseling Keluarga).

Masing-masing guru besar kemudian menyampaikan pidato pengukuhan yang diawali dengan penayangan video profil.

Ketua Senat UAD Prof Dr Ir Dwi Sulisworo MT yang membuka Sidang Terbuka Senat berharap capaian tersebut membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

"Pengukuhan ini bukanlah akhir, tetapi titik awal untuk kiprah yang lebih kontributif," ujar Dwi Sulisworo.

Rektor UAD Prof Dr Muchlas MT dalam sambutannya menyampaikan selamat atas capaian tertinggi tersebut dan menekankan bahwa guru besar hendaknya senantiasa menjaga marwah keilmuan dan akademik. Ia mendorong para guru besar untuk menghasilkan karya-karya spektakuler dengan semangat hilirisasi.

Menurut dia, UAD menargetkan dua tahun ke depan seluruh asisten ahli dan tenaga pengajar dapat mencapai jabatan lektor. UAD berkomitmen mendukung program LLDIKTI Wilayah V, yakni nolisasi asisten ahli.

"UAD juga merancang unifikasi keilmuan yang sudah digulirkan dua tahun terakhir. Dengan integrasi keilmuan yang solid, UAD akan semakin mampu berperan sebagai universitas yang memberi solusi nyata bagi masyarakat," kata Muchlas.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.