Pemkab Sleman gencar melakukan pembinaan wawasan kebangsaan

id Badan Kesbangpol Sleman ,Pembinaan wawasan kebangsaan ,Kabupaten Sleman ,Sleman

Pemkab Sleman gencar melakukan pembinaan wawasan kebangsaan

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman Samsul Bakri. ANTARA/Victorianus Sat Pranyoto

Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman terus gencar melaksanakan program Pembinaan Wawasan Kebangsaan (PWK) secara berkelanjutan di seluruh wilayah Sleman.

"Hingga 30 Oktober 2025, kegiatan pembinaan telah terlaksana di 43 dari total 86 kalurahan (setingkat desa) yang tersebar di 17 kapanewon (kecamatan) se-Kabupaten Sleman," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman Samsul Bakri di Sleman, Selasa.

Menurut dia, program ini dilaksanakan setiap hari, mulai Senin hingga Minggu tanpa hari libur, sebagai wujud komitmen pemerintah daerah itu dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap empat konsensus kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," katanya.

Ia mengatakan pembinaan wawasan kebangsaan ini menjadi penting agar masyarakat di tingkat desa memahami makna persatuan dan mampu menangkal berbagai pengaruh negatif, termasuk radikalisme dan disinformasi yang berkembang di era digital.

"Kegiatan dilaksanakan secara bergiliran di masing-masing kalurahan dengan menghadirkan narasumber dari anggota DPRD Kabupaten Sleman, pejabat Kesbangpol Sleman, serta tokoh masyarakat setempat," katanya.

Samsul mengatakan materi yang disampaikan meliputi penguatan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, bela negara dan cinta tanah air, ketahanan sosial dan gotong royong, serta tantangan kebangsaan di era globalisasi dan digitalisasi.

"Rata-rata kegiatan diikuti 25 peserta per kalurahan, terdiri atas perangkat kalurahan, tokoh masyarakat, pemuda, pelajar, dan organisasi kemasyarakatan. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dalam sesi tanya jawab dan diskusi nilai-nilai kebangsaan," katanya.

Ia mengatakan kegiatan pembinaan akan terus dilanjutkan hingga mencakup seluruh 86 kalurahan di Kabupaten Sleman.

"Pemerintah juga berencana mengembangkan program lanjutan yang melibatkan lembaga pendidikan, organisasi pemuda dan kelompok masyarakat untuk memperkuat karakter kebangsaan dan ketahanan sosial di wilayah pedesaan," katanya.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.