Yogyakarta (ANTARA) - Kolaborasi lintas industri antara ALVA, Grab dan Aizen meluncurkan kerja sama Strategis untuk Mobilitas Berkelanjutan di Yogyakarta, sebagai langkah konkret mempercepat adopsi kendaraan listrik di kota yang dikenal progresif dalam pengembangan mobilitas berkelanjutan tersebut.
Kolaborasi yang diresmikan pada Jumat (19/12) di Yogyakarta, ALVA N3 resmi bergabung sebagai bagian dari armada kendaraan listrik Grab dari Kota Yogyakarta. Kerja sama diperkuat dengan pemesanan 250 unit kendaraan, yang mencerminkan kepercayaan Grab terhadap kualitas serta keandalan motor listrik itu.
Director of East Indonesia Operations Grab Indonesia Halim Wijaya mengatakan, kehadiran ALVA N3 di armada Grab diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap transportasi ramah lingkungan sekaligus mempercepat transisi menuju energi yang lebih bersih.
"Grab saat ini telah mengoperasikan lebih dari 11.000 kendaraan listrik di berbagai kota, termasuk Yogyakarta. Pencapaian ini berhasil mengurangi emisi karbon hingga 30.000 ton dan menghemat sekitar 250 juta liter bahan bakar untuk transportasi mobilitas," katanya.
Pihaknya berharap kolaborasi lintas industri seperti ini tidak berhenti di Kota Yogyakarta, tetapi dapat diperluas ke kota lain agar manfaat kendaraan listrik semakin dirasakan secara luas.
Sementara itu, Chief Executive Officer ALVA Purbaja Pantja mengatakan, kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada penyediaan kendaraan listrik, tetapi juga pada kualitas pengalaman berkendara.
"Sudah saatnya kita mulai melihat dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau untuk ke depannya. Kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan kendaraan listrik saja, tapi juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan efisien untuk masyarakat," katanya.
Dia menjelaskan, melalui teknologi boost charging, ALVA N3 memungkinkan mitra pengemudi bekerja lebih optimal sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan.
Motor listrik ini ditenagai penggerak 4,2 kW dan dibekali baterai dengan teknologi boost charge yang mampu mengisi daya dari 10 hingga 50 persen dalam waktu kurang dari 30 menit. Dengan dua baterai, jarak tempuh mencapai hingga 140 kilometer dengan kecepatan maksimum 90 kilometer per jam.
Sebelumnya, ALVA sudah membangun lebih dari 150 konektor pengisian daya dan tersebar di 70 lokasi strategis seluruh Indonesia, terutama di kota-kota besar Jawa dan Bali, termasuk di Yogyakarta seperti daerah Taman Siswa, Prambanan, Nogotirto, dan lainnya.
Setelah hampir tiga bulan digunakan di jalanan Yogyakarta, ALVA menilai motor ini siap menjadi alat transportasi utama, sejalan dengan upaya mendorong percepatan transisi masyarakat ke energi yang lebih bersih menuju target karbon netral Indonesia pada 2060.
Director SEA, Perwakilan AIZEN indonesia Damien Ngai mengatakan, sebagai EV fleet as a service membantu implementasi kendaraan listrik untuk armada Grab, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas industri.
"Kolaborasi tiga pihak ini merupakan langkah nyata dalam mendukung mobilitas berkelanjutan. Dengan dukungan teknologi ALVA dan platform operasional Grab, kami optimis penggunaan kendaraan listrik untuk ride-hailing dapat berkembang pesat dan memberikan dampak lingkungan yang signifikan," katanya.
Oleh karena itu, selain di Yogyakarta, kolaborasi ini akan diperluas ke berbagai kota lain di Indonesia sebagai bagian dari roadmap nasional transisi kendaraan listrik.
