Mentan memastikan stok telur aman meski ada kebutuhan Program MBG

id Mentan Andi Amran,Menteri Pertanian,stok telur ayam,MBG

Mentan memastikan stok telur aman meski ada kebutuhan Program MBG

Peternak mengumpulkan telur ayam di desa Sindang, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (21/1/2026). Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) membutuhkan tambahan sedikitnya 1.500 peternak ayam petelur baru pada 2026 untuk menjaga pasokan telur seiring meningkatnya jumlah penerima manfaat. (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/bar)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman memastikan stok telur ayam ras dalam kondisi aman dan cukup, meskipun ada tambahan kebutuhan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Setelah rapat koordinasi pangan di Jakarta, Kamis, Amran menyebutkan harga telur ayam ras di tingkat produsen saat ini bahkan berada di bawah harga acuan pembelian (HAP) yang ditetapkan Rp26.500 per kg.

“Sudah kita hitung tadi, malah harganya turun menjadi Rp23 ribu per kilogram,” ujarnya.

Amran menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya menjaga keseimbangan harga agar tetap adil bagi semua pihak, baik produsen, pengusaha dan pedagang, maupun konsumen.

Ia menggambarkan tantangan yang dihadapi, di mana ketika harga turun peternak merasa dirugikan, saat harga naik konsumen yang keberatan, dan ketika harga berada di tengah-tengah pengusaha pun tidak puas.

“Jadi memang jadi Menteri Pertanian cukup berat. Saya minum pil sabar,” katanya.

Amran menambahkan pemerintah dalam waktu dekat akan membangun pabrik pakan ternak secara bertahap, yakni 12 unit pada tahap pertama dan 18 unit pada tahap kedua.

Pabrik tersebut dirancang untuk memproduksi pakan ternak, obat-obatan, vaksin, serta anak ayam atau day old chicken (DOC) dengan harga terjangkau, sehingga dapat mendukung keberlanjutan usaha peternak sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.

Lebih lanjut, Amran juga memastikan stok pangan strategis lainnya dalam kondisi aman menjelang Ramadhan hingga Lebaran.

Amran menyebut stok beras nasional hingga Januari mencapai 3,3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Adapun stok minyak goreng di Bulog tersedia 700 ribu ton.

“Tidak ada alasan harga naik. Semua unsur terlibat sepakat untuk tidak menjual pangan strategis kita di atas harga eceran tertinggi (HET),” ujar Amran.

Amran juga memastikan stok daging sapi dalam kondisi aman.

Ia menyampaikan telah berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan untuk penerbitan izin impor daging sapi guna menjamin ketersediaan pasokan di dalam negeri.





Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mentan pastikan stok telur aman meski ada kebutuhan Program MBG

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.