Logo Header Antaranews Jogja

Araghchi kecam Inggris izinkan AS gunakan pangkalan untuk serang Iran

Sabtu, 21 Maret 2026 12:55 WIB
Image Print
Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu Ajansi/pri.

Moskow (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa Perdana Menteri Inggris Keir Starmer telah mempertaruhkan nyawa warga negaranya dengan mengizinkan pangkalan-pangkalan Inggris digunakan untuk agresi terhadap Iran.

"Sebagian besar rakyat Inggris tidak ingin terlibat dalam perang pilihan Israel-AS terhadap Iran. Dengan mengabaikan rakyatnya sendiri, Starmer membahayakan nyawa warga Inggris dengan mengizinkan pangkalan-pangkalan Inggris digunakan untuk agresi terhadap Iran. Iran akan menggunakan haknya untuk membela diri," tulis Araghchi di X.

Baca juga: Iran desak negara kawasan blokir wilayah untuk serangan AS-Israel

Baca juga: AS evakuasi lebih dari 50.000 warganya dari Timteng sejak 28 Februari

Pernyataan tersebut muncul usai pemerintah Inggris pada Jumat menyetujui penggunaan pangkalan-pangkalan Inggris oleh AS untuk serangan terhadap situs-situs rudal Iran.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target-target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil, serta menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Iran menanggapi dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Sumber: Sputnik







Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Araghchi kecam Inggris izinkan AS gunakan pangkalan untuk serang Iran



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026