
Menteri PPPA pastikan layanan dukungan psikososial korban laka KA

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi memastikan para korban luka akibat kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur serta keluarga terdampak mendapatkan penanganan yang optimal, termasuk layanan dukungan psikososial.
"Dalam situasi darurat ini, pemulihan psikologis merupakan bagian yang sangat penting. Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), layanan SAPA 129, serta mitra lainnya agar dukungan psikososial berjalan optimal, mulai dari pendampingan awal, layanan konseling, hingga rujukan lanjutan apabila dibutuhkan," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Hal itu dikatakannya saat mendatangi RSUD Dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Jawa Barat, untuk menjenguk para korban luka akibat kecelakaan.
Pihaknya juga menyampaikan dukacita mendalam atas 15 korban jiwa dalam peristiwa nahas itu.
"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara-saudara kita akibat kecelakaan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan, serta para korban mendapat tempat terbaik di sisi-Nya," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.
Baca juga: Perempuan korban kecelakaan hadapi tekanan ganda saat pemulihan
Baca juga: Psikolog: Pemulihan trauma kecelakaan perlu dilakukan bertahap
Baca juga: Psikolog: Trauma kecelakaan kereta berisiko berkembang jadi PTSD
Berdasarkan data Polda Metro Jaya, peristiwa tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4) malam, mengakibatkan 15 orang meninggal dunia dan 84 orang luka-luka.
Upaya penanganan darurat ini melibatkan 163 unit ambulans dikerahkan dari berbagai unsur, termasuk Public Safety Center (PSC) 119, sejumlah RSUD berbagai puskesmas di wilayah Bekasi, seperti Karangkitri, Arenjaya, Bekasi Jaya, Duren Jaya, Mustika Jaya, Perumnas 2, Pengasinan, Margajaya, Pondok Gede, dan Pekayon Jaya, serta dukungan dari PMI, Polri, dan relawan.
"Kami mengapresiasi respons cepat dari seluruh unsur yang terlibat, termasuk tenaga kesehatan, rumah sakit, puskesmas, relawan, serta aparat terkait yang telah bergerak cepat melakukan evakuasi, triase, dan penanganan medis. Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses investigasi oleh pihak berwenang, termasuk unsur perkeretaapian dan kepolisian," kata Arifah Fauzi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri PPPA jenguk korban laka, pastikan layanan dukungan psikososial
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
