
Bupati Sleman: MTQ merupakan laku spiritual ajang menempa diri

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Harda Kiswaya menyebut kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bukan sekadar ajang prestasi, melainkan juga sebagai bagian dari proses menempa diri untuk mendekatkan batin kepada Ilahi.
"Kegiatan MTQ tidak hanya sebagai arena kompetisi, melainkan sebagai laku spiritual, sebuah proses penempaan diri untuk mendekatkan batin kepada Ilahi, sekaligus menumbuhkan tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat," kata Harda pada Gelaran MTQ tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2026 di Kabupaten Sleman, Sabtu.
Pembukaan Gelaran MTQ DIY ini ditandai dengan pemukulan bedug oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X didampingi Bupati Sleman di Pendopo Parasamya, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman.
Penyelenggaraan (MTQ) tahun ini menempatkan Sleman sebagai pusat syiar Islam sekaligus ajang seleksi menuju tingkat nasional.
Harda berharap dari ajang ini lahir insan-insan Qurani yang tidak hanya merdu dalam tilawah, tetapi juga jernih dalam nalar, halus dalam budi pekerti, serta teguh dalam integritas.
Baca juga: Wabup Sleman : MTQ sebagai sarana membumikan Al Quran di masyarakat
Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Kepala Biro Kesra Setda DIY Faishol Muslim mengatakan MTQ DIY 2026 ini diikuti 115 peserta dari lima kafilah kabupaten/kota se-DIY.
"Para peserta berlomba di enam cabang dan 16 golongan. Pemenang dari ajang ini nantinya menjadi kandidat utama yang mewakili kafilah DIY pada MTQ Nasional 2026 di Semarang, Jawa Tengah," katanya.
Menurut dia, kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh ini merupakan kolaborasi sinergis antara Pemda DIY dan Kabupaten Sleman.
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, saat membacakan amanat Gubernur DIY, menitipkan pesan agar nilai-nilai Al Quran diaktualisasikan dalam menjaga harmoni masyarakat Yogyakarta.
Ia berharap MTQ mampu menjadi filter moral bagi generasi muda di tengah arus modernisasi.
"Jadikan MTQ sebagai momentum untuk membumikan ajaran Al Quran dalam kehidupan sehari-hari. Saya berharap para peserta tidak hanya mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi duta yang membawa kesejukan bagi sesama," katanya.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
