
Bandara Bali sambut biksu kampanye perdamaian dari tiga negara

Denpasar (ANTARA) - Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali menyambut kedatangan 50 biksu dari tiga negara yang akan mengikuti kegiatan Indonesia Walk for Peace (IWFP) 2026, sebuah perjalanan spiritual sekaligus kampanye perdamaian.
“Bandara I Gusti Ngurah Rai menyampaikan selamat datang kepada seluruh biksu peserta IWFP, kami merasa terhormat telah menjadi bagian dari kedatangan para biksu yang akan memulai perjalanan spiritual Thudong,” kata General Manajer Bandara I Gusti Ngurah Rai Nugroho Jati di Denpasar, Jumat.
Ia mengaku bangga, karena bandara Bali menjadi gerbang utama kedatangan para biksu yang akan membawa pesan universal tentang perdamaian.
Momentum ini sekaligus mencerminkan Bali sebagai destinasi dunia yang menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman budaya, harmoni dan spiritualitas.
Ke-50 biksu itu berasal dari Thailand, Laos dan Malaysia, dimana berangkat dari Bali, mereka akan berjalan kaki melintasi sejumlah wilayah di Indonesia sebagai simbol penyebaran nilai kedamaian, toleransi dan harmoni antarsesama.
“Kehadiran para biksu di Bali membawa pesan positif mengenai pentingnya menjaga kedamaian, keharmonisan dan persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk, kami berharap perjalanan spiritual ini dapat memberikan inspirasi bagi banyak pihak,” ujar Nugroho Jati.
Dari catatannya, para biksu peserta Indonesia Walk for Peace 2026, mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pada pukul 21.30 Wita Kamis (7/5), menggunakan pesawat AirAsia nomor penerbangan AK374 dengan rute Kuala Lumpur - Denpasar.
Setelah tiba di Bali, pengelola bandara langsung memberikan dukungan pelayanan untuk memastikan kedatangan rombongan berjalan dengan lancar dan nyaman, serta mengadakan penyambutan sebagai penghormatan kepada para biksu.
“Proses kedatangan para biksu berjalan dengan lancar dengan dukungan berbagai instansi, di antaranya dari Imigrasi, Bea Cukai, dan Balai Karantina, seluruh fasilitas pelayanan bandara juga kami pastikan dalam keadaan prima,” kata Nugroho Jati.
Indonesia Walk for Peace merupakan ritual perjalanan spiritual lintas daerah atau Thudong, yang bertujuan menyebarkan semangat perdamaian dan nilai kemanusiaan, dalam rangka hari raya Waisak.
Ke-50 biksu yang tiba di Bali akan menempuh jarak ribuan kilometer dengan berjalan kaki melintasi berbagai kota di Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta, serta akan berakhir di Candi Borobudur di Magelang.
Untuk mendukung misi kampanye perdamaian tersebut, Nugroho Jati memastikan bandara berkomitmen menghadirkan pelayanan yang inklusif mendukung berbagai kegiatan internasional, budaya, maupun spiritual yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pariwisata Bali.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bandara Bali sambut biksu kampanye perdamaian dari tiga negara
Pewarta : Ni Putu Putri Muliantari
Editor:
Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026
