Logo Header Antaranews Jogja

Tim speed putra belum beruntung bawa pulang medali dari Wujiang

Minggu, 10 Mei 2026 21:45 WIB
Image Print
Atlet panjat tebing putra Indonesia Veddriq Leonardo. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/agr/am.

Jakarta (ANTARA) - Tim panjat tebing disiplin speed putra Indonesia belum beruntung membawa pulang medali dari World Climbing Series Wujiang 2026 yang diselenggarakan oleh International Federation of Sport Climbing (IFSC) di China, Minggu.

Sebanyak empat wakil Merah Putih, yakni Raharjati Nursamsa, Kiromal Katibin, Aditya Tri Syahria, dan Veddriq Leonardo gagal menembus perempat final dan semifinal speed individu.

Perjuangan Indonesia dimulai pada babak 16 besar. Raharjati Nursamsa melawan rekan senegaranya, Kiromal Katibin. Raharjati berhasil menang 4,77 detik, sedangkan Kiromal tercatat fall atau tidak mencatatkan perolehan waktu.

Setelah itu, Aditya Tri Syahria kalah melawan wakil Thailand Aphiwit Limpanichepakdee. Aditya membukukan 7,00 detik, sedangkan lawannya 4,87 detik.

Lomba terakhir di babak tersebut mempertemukan juara Olimpiade Paris 2024 Veddriq Leonardo melawan wakil Ukraina Hryhorii Ilchyshyn. Veddriq mencetak 5,46 detik sedangkan lawannya tercatat fall.

Perjuangan Indonesia berlanjut ke babak perempat final, dengan menyisakan Raharjati dan Veddriq. Namun justru babak itu menjadi langkah terakhir keduanya di turnamen tersebut.

Baca juga: Dua atlet speed putri lolos ke putaran final seri Wujiang 2026

Baca juga: Galar ingatkan atlet speed fokus memanjat tanpa lakukan kesalahan

Raharjati kalah versus Jianguo Long asal China. Dia justru fall, sedangkan Long mencatatkan 4,723 detik.

Sedangkan Veddriq juga takluk di tangan Samuel Watson asal Amerika Serikat (AS). Veddriq tercatat fall, sedangkan Watson membukukan 4,728 detik.

Sementara itu, wakil China Yicheng Zhao berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan rekan senegaranya Jianguo Long.

Untuk medali perunggu diraih oleh Watson. Dia berhasil mengalahkan rekan senegaranya, yaitu Michael Hom.

Rekor dunia berhasil diperbarui oleh Zhao saat semifinal melawan Watson. Pemuda 16 tahun itu mencatatkan waktu 4,54 detik, setelah sempat mencetak 4,65 detik saat perempat final.

Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing (PP FPTI) mengirim sebanyak sembilan atlet disiplin speed untuk mengikuti World Climbing Series Wujiang 2026.

Sembilan atlet itu terbagi atas lima di sektor putra dan empat putri.





Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tim speed putra belum beruntung bawa pulang medali dari Wujiang



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026