
Bumbu satai jadi adaptasi unik makanan Indonesia di Belanda

Jakarta (ANTARA) - Pencerita kuliner Ade Putri Paramadita mengatakan bumbu satai menjadi panganan yang diadaptasi secara unik di Belanda bukan hanya sebagai bumbu namun berbentuk berbagai camilan ringan.
"Sangat menarik karena sate yang kita tahu adalah sesuatu yang dicampur pada hidangan daging yang ditusuk sate seperti ayam dan daging sapi atau bahkan ikan. Tapi mereka membawa seperti camilan yang mereka sebut 'sate', termasuk chips, bahkan pao tapi rasa sate," kata Ade dalam acara diskusi Indonesian Food in Netherlands di Erasmus Huis Kedutaan Besar Belanda, di Jakarta, Jumat.
Ade mengatakan, saus satai yang banyak beredar di Belanda lebih dominan aroma asam dengan cuka, juga ada beberapa varian yang memasukkan bahan seledri di dalamnya. Bahkan teksturnya pun cukup berbeda, dengan variasi seperti mayonais atau sedikit padat seperti Panna cotta.
Ia juga mengatakan keunikan lain adalah saus satai di Belanda biasa dimakan dengan hidangan apa saja termasuk salad sayur.
Ade mengatakan keunikan pendekatan makanan ini wajar karena terpengaruh oleh kondisi geografis dan ketersediaan bahan di negara tersebut.
Baca juga: Key SHInee suka satai
"Itu berpengaruh pada bahan yang umum di sana dan yang tersedia di sana, dan juga palet rasa mereka yang bisa diterima. Jadi semua disesuaikan dengan rasa lokal di negara tersebut, orang Belanda hanya tahu dasar dari bumbu sate adalah kacang, jadi mereka menyesuaikan, dan itu normal," kata Ade.
Meskipun bumbu atau saus satai di Belanda sangat berbeda dengan apa yang biasa ditemui di Indonesia, Ade mengatakan ada suatu kebanggaan tersendiri negara lain mengetahui salah satu hidangan Indonesia meskipun pendekatannya berbeda.
Karena menurutnya cukup sulit memperkenalkan masakan Indonesia di luar negeri karena membutuhkan banyak bahan yang sangat kompleks, yang mungkin tidak tersedia di negara tersebut.
Ia selalu mengajak negara lain untuk turut mencicipi hidangan khas Indonesia di tempat asalnya meskipun di negara mereka memiliki adaptasi dari makanan Indonesia.
Baca juga: Bantul sebut sejumlah kuliner khas sebagai warisan budaya
"Jadi, setidaknya mereka tahu namanya. Dan tentu saja, saya selalu menganjurkan Anda untuk datang ke Indonesia untuk mencoba versi asli dari semua hal yang Anda coba di luar negeri," katanya.
Menurutnya dengan negara lain mengetahui penamaan makanan dengan bahasa Indonesia bisa memantik rasa penasaran untuk mencoba atau bahkan menggali lebih jauh informasi dan sejarah di balik makanan tersebut.
Ade juga mengatakan butuh pendekatan yang lebih akrab untuk memperkenalkan makanan Indonesia di luar negeri agar mereka mau mencoba.
Salah satu penggunaan saus satai pada makanan di Belanda salah satunya Patatje oorlog yaitu hidangan cepat saji yang terdiri atas kentang goreng yang disiram dengan kombinasi saus kacang (mirip bumbu satai), mayones, dan taburan bawang bombay cincang.
Baca juga: Satai Ambal Kebumen rambah mancanegara
Baca juga: Wuihhh...satai jando Gasibu Bandung gurih
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bumbu satai jadi adaptasi unik makanan Indonesia di Belanda
Pewarta : Fitra Ashari
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
