Logo Header Antaranews Jogja

ANTARA angkat narasi keberagaman lewat karya foto bertajuk Ursyalim

Jumat, 22 Mei 2026 21:43 WIB
Image Print
Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar bersama Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K. Alsattari dan pewarta ANTARA Foto Muhammad Adimaja meluncurkan pameran dan buku fotografi bertajuk "Ursyalim" di ANTARA Heritage Center, Pasar Baru, Jakarta, Jumat (22/5/2026). ANTARA/Abdu Faisal

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Benny Siga Butarbutar mengatakan keinginan mengangkat narasi keberagaman menjadi pertimbangan strategis di balik penugasan khusus pewarta foto Muhammad Adimaja ke Yerusalem, Palestina pada Februari 2026.

"Setiap karya yang bagus, setiap karya yang layak dipertontonkan atas nama ANTARA, wajib ANTARA bantu," kata Benny Siga Butarbutar saat pembukaan pameran fotografi bertajuk "Ursyalim" di Museum (ANTARA Heritage Center) Jakarta, Jumat malam.

Benny Siga Butarbutar menjelaskan bahwa Perum LKBN ANTARA memiliki misi besar untuk menyediakan informasi yang berfungsi sebagai jembatan kemanusiaan.

Penugasan langsung ini bertujuan untuk menangkap realitas kehidupan sosial secara berimbang dan utuh tanpa terjebak pada bias politik.

Melalui bidikan lensa jurnalisme foto, LKBN ANTARa ingin mengubah pandangan masyarakat Indonesia agar tidak hanya melihat Yerusalem dari sudut pandang ketegangan bersenjata saja.

ANTARA, kata Benny, juga memanfaatkan ruang Museum ANTARA Heritage Center di Pasar Baru, Jakarta sebagai wadah publik yang konkret untuk menampilkan foto-foto jurnalistik tersebut.

Galeri foto bersejarah ini dibuka menjadi rumah memori kolektif untuk menghubungkan masyarakat dengan nilai-nilai perdamaian lintas batas negara.

Benny mengatakan hasil karya jurnalistik yang berkualitas tinggi semacam ini dipastikan akan terus mendapat dukungan dan pembelaan penuh karena berkaitan erat dengan identitas LKBN ANTARA di level global.

Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K. Alsattari yang hadir dalam kesempatan itu mengapresiasi tinggi inisiatif jurnalisme kultural yang digelar oleh Perum LKBN ANTARA.

Dubes Palestina menilai media fotografi sangat efektif dalam menampilkan wajah asli Palestina yang penuh toleransi sejarah.

Kehadiran sekitar 100 dokumentasi visual di ANTARA Heritage Center diharapkan dapat memperkuat ikatan solidaritas antarmasyarakat kedua negara secara nyata.

Masyarakat umum dapat mengunjungi pameran foto dokumenter ini tanpa dipungut biaya di kawasan Pasar Baru.

Pihak panitia membuka ruang pameran bagi publik mulai 22 Mei hingga 29 Mei 2026.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ANTARA angkat narasi keberagaman lewat karya foto bertajuk Ursyalim



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026