
Rehan/Gloria comeback di Singapore Open 2026

Jakarta (ANTARA) - Ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja akhirnya kembali tampil dengan turun di BWF World Tour Super 750 Singapore Open 2026 setelah absen panjang akibat cedera lutut kiri yang dialami Rehan pada Agustus 2025.
Dalam proses evaluasi dan pengetatan standar operasional, BGN mencatat sebanyak 4.581 SPPG telah dihentikan sementara operasionalnya sejak awal 2025 hingga saat ini untuk menjalani proses peningkatan kualitas dan penyesuaian standar pelayanan.
Kepala BGN Dadan Hindayana di Jakarta pada Senin menegaskan penghentian sementara operasional SPPG merupakan bagian dari upaya perbaikan menyeluruh demi menjaga mutu Program MBG secara nasional.
Baca juga: Raymond/Joaquin absen dari Singapore Open 2026 akibat cedera lutut
"Tidak ada kompromi terhadap standar kualitas Program MBG. Seluruh SPPG wajib memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan agar layanan yang diberikan benar-benar aman, sehat, dan berkualitas bagi masyarakat," ujar Dadan.
BGN menyebutkan dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik. Sedangkan 1.152 SPPG lainnya masih melakukan berbagai penyesuaian standar operasional.
Dadan mengemukakan Surat Peringatan (SP) telah diberikan kepada sejumlah SPPG karena infrastruktur yang belum memenuhi standar, belum tersedianya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta belum adanya pendaftaran Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Baca juga: Apriyani/Lanny perlu permainan lebih taktis usai kandas di Malaysia
"SPPG yang telah melakukan pembenahan dan memenuhi seluruh standar akan diberikan kesempatan untuk kembali beroperasi. Kami ingin memastikan kualitas program terus meningkat dari waktu ke waktu," ucap Dadan.
Dadan juga menegaskan SPPG yang saat ini masih dalam proses perbaikan merupakan mitra yang telah berkontribusi besar pada tahap awal pelaksanaan Program MBG. Oleh karena itu pemerintah tetap memberikan ruang dan kesempatan bagi mereka untuk terus berkontribusi setelah melakukan penyesuaian terhadap standar kualitas terbaru.
"Kami menghargai kontribusi para mitra SPPG sejak awal program berjalan. Oleh karena itu proses pembinaan dan perbaikan dilakukan agar mereka dapat kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik dan sesuai standar nasional," tutur Kepala BGN Dadan Hindayana.
Baca juga: Pebulu tangkis Axelsen nikmati masa pensiun dengan fokus pada keluarga dan bisnis
Baca juga: Jojo fokus ke Singapura dan Indonesia Open usai tersingkir di Malaysia
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rehan/Gloria comeback di Singapore Open 2026
Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor:
Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026
