Kulon Progo (ANTARA) - Harga beras di tingkat pedagang di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, stabil meski permintaan beras pada awal Ramadhan 1440 Hijriah mengalami peningkatan.

Salah satu pedagang beras di Kecamatan Sentolo Sugeng di Kulon Progo, Senin, mengatakan sejak awal April, harga beras di tingkat pedagang stabil karena semua wilayah sedang panen raya.

Harga beras kualitas biasa berkisar Rp8.000 per kilogram, medium Rp8.500 per kilogram hingga Rp9.000 per kilogram, dan kualitas premium berkisar Rp10.000 per kilogram.

"Kami perkirakan harga beras akan stabil hingga Juni. Biasanya, habis masa panen kedua pada Juli atau Agustus mulai merangkak naik. Kami pastikan, harga beras hingga lebaran nanti stabil," kata Sugeng.

Ia mengatakan saat ini, harga telur mengalami penurunan pada awal Ramadhan ini sebesar Rp2.000 per kilogram, dari Rp24 ribu menjadi Rp22 ribu per kilogram. Permintaan juga mengalami penurunan, karena masyarakat beralih ke ayam potong.

"Sebelum puasa, permintaan telur sangat tinggi karena untuk membuat roti kering, tapi tiga hari ini, harga telur turun. Permintaan telur untuk dikonsumsi sangat rendah," katanya.

Sementara itu, salah satu pedagang bumbu di Pasar Wates Walsiasih mengatakan harga bawang putih cincau Rp50 ribu per kilogram dan bawang putih cating Rp60 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga bawang putih cincau Rp45 ribu, dan cating Rp50 ribu per kilogram.

Selanjutnya, harga bawang merah Rp35 ribu dari sebelumnya Rp40 ribu per kilogram. Harga bawang merah mengalami penurunan Rp5 ribu per kilogram.

"Kenaikan bawang putih sudah satu minggu terakhir. Permintaan bawang putih stabil," katanya.

Sementara itu, pedagang ayam potong Pasar Wates Yitni mengatakan harga daging ayam stabil Rp33 ribu per kilogram. Permintaan awal ramadhan ini cukup tinggi.

"Biasanya bisa menjual 50 kilogram per hari, tapi hari ini permintaan lebih dari 60 kilogram. Pasokan ayam potong masih lancar," katanya.
        Baca juga: Pemkab Kulon Progo menggelar Pasar Ramadhan di Alun-alun Wates

Pewarta : Sutarmi
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2024