Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengukuhkan sentra susu kambing etawa di Desa Girikerto, Kecamatan Turi, Selasa.

Sentra susu kambing yang terdiri dari 13 unit usaha dan dinamakan Kelompok Sentra Mulya Abadi Susu (MAS) ini dikukuhkan oleh Wakil Bupati, Sri Muslimatun di Dusun Kemirikebo, Girikerto, Turi.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Sleman Tri Endah Yitnani mengatakan bahwa tujuan pengukuhan sentra tersebut adalah untuk penguatan kelembagaan sentra sebagai pengungkit eksistensi pelaku usaha pengolahan susu kambing.

"Sentra susu kambing etawa ini telah mampu mendayagunakan 250 warga sekitar," katanya.

Ia mengatakan, dalam lima tahun ke depan, pengukuhan sentra industri kecil di Kabupaten Sleman diarahkan untuk menguatkan manajemen kelompok, meningkatkan proses pengolahan dan penjaminan mutu olahan pangan.

Selain itu juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi olahan pangan, meningkatkan promosi dan pengembangan standarisasi, sertifikasi serta akses permodalan.

"Industri kecil sekarang harus bisa bersaing dengan daerah lain sehingga penguatan akses dan modal serta pemasaran adalah hal yang pokok," katanya.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan bahwa potensi pasar susu kambing masih terbuka lebar. Namun demikian, potensi tersebut masih perlu pengembangan terutama terkait sosialisasi kepada masyarakat.

"Saat ini kebanyakan orang lebih familiar dengan susu sapi. Karenanya masih perlu sosialisasi tentang khasiat susu kambing bagi kesehatan kepada masyarakat," katanya.

Menurut dia, berdasarkan data tahunan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman pada saat ini terdapat 5.836 kambing peranakan etawa dengan produksi susu sebesar 334.356 liter.

Muslimatun berharap pengukuhan sentra ini akan semakin meningkatkan dan mengoptimalkan pengembangan potensi industri susu kambing di wilayah Kabupaten Sleman khususnya di Desa Girikerto.

"Keberadaan sentra industri susu kambing ini saya harapkan dapat dijadikan sebagai sarana untuk menggugah minat generasi muda untuk berpartisipasi agar generasi muda mampu menciptakan lapangan kerja sendiri," katanya.
 

Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2024