Terminal Semin Gunung Kidul dilengkapi kamera pengawas
Minggu, 26 Januari 2020 12:48 WIB
Petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Gunung Kidul memang kamera pengawas di Terminal Semin. (Foto ANTARA/Sutarmi)
Gunung Kidul (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memasang kamera pengawas dan memberikan akses layanan internet gratis di Terminal C Semin untuk meningkatkan pelayanan dan keamanan pengunjung.
Kepala Dinas Perhubungan Gunung Kidul Wahyu Nugroho di Gunung Kidul, Minggu, mengatakan Dinas Perhubungan sengaja memilih Terminal Semin untuk dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV) karena pengelolaan terminal masih di bawah Pemkab Gunung Kidul.
"Pemasangan CCTV di sejumlah titik ditujukan untuk meningkatkan pelayanan dan keamanan di sekitar terminal. Hal ini sebagai tindak lanjut dari masukan warga dan pemilik kios di Terminal Semin agar meningkatkan fasilitas," kata Wahyu.
Ia mengatakan Dishub juga memasang "wifi" bagi penumpang maupun pemilik kios. Ia berharap fasilitas tersebut mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di sekitar Terminal Semin.
Dishub juga meningkatkan berbagai fasilitas yang ada di terminal mulai dari MCK, ruang tunggu, hingga penambahan kios. Hal tersebut menurutnya menjadi upaya untuk menggeliatkan aktivitas di Terminal Semin. Dengan upaya tersebut diharapkan Terminal Semin dapat memiliki kesibukan dan tidak menjadi sepi.
"Di sana ada terminal ada geliat ekonomi. Misalnya penjualan tiket, saat ini sudah online, dan akan lebih mudah jika kita siapkan fasilitas wifi," katanya.
Menurut dia, seiring perkembangan waktu, Terminal Semin semakin meningkat penggunanya. Ke depan, dia berharap masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan fasilitas yang sudah dibangun pemkab.
"Kami mengajak semua pihak untuk berperan serta menjaga fasilitas yang sudah dibangun," katanya.
Wahyu mengatakan pihaknya juga memasang CCTV untuk mendukung program Gunung Kidul sebagai Smart City. Selain itu, juga untuk memantau aktivitas masyarakat dibeberapa titik disesuaikan dengan tingkat kepadatan lalu lintas dan juga pertimbangan daerah rawan kecelakaan.
Sampai dengan saat ini lokasi terpasang kamera pengintai meliputi, Hargodumilah Kecamatan Patuk. Kemudian Putat, depan kantor Kecamatan Playen, titik 0 Kota Wonosari, depan kantor BRI , dan di lampu merah Jeruk, Wonosari.
"Hal ini untuk mendukung program keamanan bagi masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Gunung Kidul Kelik Yuniantoro mengatakan pihaknya terus melakukan pemasangan CCTV yang disebar di seluruh wilayah. Pemasangan CCTV ini merupakan langkah pemantauan keamanan juga sebagai alat pantauan arus kepadatan lalu lintas yang masuk ke Gunung Kidul, serta pengawasan jika terjadi kejahatan, khususnya kawasan perbatasan yang jarang terpantau.
"Fasilitas yang terus ditingkatkan oleh Pemkab Gunung Kidul ini juga digunakan untuk mengawasi dan mengantisipasi perilaku negatif yang mungkin terjadi. Rekaman CCTV nantinya akan sangat membantu proses pengungkapan oleh aparat berwenang," katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Gunung Kidul Wahyu Nugroho di Gunung Kidul, Minggu, mengatakan Dinas Perhubungan sengaja memilih Terminal Semin untuk dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV) karena pengelolaan terminal masih di bawah Pemkab Gunung Kidul.
"Pemasangan CCTV di sejumlah titik ditujukan untuk meningkatkan pelayanan dan keamanan di sekitar terminal. Hal ini sebagai tindak lanjut dari masukan warga dan pemilik kios di Terminal Semin agar meningkatkan fasilitas," kata Wahyu.
Ia mengatakan Dishub juga memasang "wifi" bagi penumpang maupun pemilik kios. Ia berharap fasilitas tersebut mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di sekitar Terminal Semin.
Dishub juga meningkatkan berbagai fasilitas yang ada di terminal mulai dari MCK, ruang tunggu, hingga penambahan kios. Hal tersebut menurutnya menjadi upaya untuk menggeliatkan aktivitas di Terminal Semin. Dengan upaya tersebut diharapkan Terminal Semin dapat memiliki kesibukan dan tidak menjadi sepi.
"Di sana ada terminal ada geliat ekonomi. Misalnya penjualan tiket, saat ini sudah online, dan akan lebih mudah jika kita siapkan fasilitas wifi," katanya.
Menurut dia, seiring perkembangan waktu, Terminal Semin semakin meningkat penggunanya. Ke depan, dia berharap masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan fasilitas yang sudah dibangun pemkab.
"Kami mengajak semua pihak untuk berperan serta menjaga fasilitas yang sudah dibangun," katanya.
Wahyu mengatakan pihaknya juga memasang CCTV untuk mendukung program Gunung Kidul sebagai Smart City. Selain itu, juga untuk memantau aktivitas masyarakat dibeberapa titik disesuaikan dengan tingkat kepadatan lalu lintas dan juga pertimbangan daerah rawan kecelakaan.
Sampai dengan saat ini lokasi terpasang kamera pengintai meliputi, Hargodumilah Kecamatan Patuk. Kemudian Putat, depan kantor Kecamatan Playen, titik 0 Kota Wonosari, depan kantor BRI , dan di lampu merah Jeruk, Wonosari.
"Hal ini untuk mendukung program keamanan bagi masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Gunung Kidul Kelik Yuniantoro mengatakan pihaknya terus melakukan pemasangan CCTV yang disebar di seluruh wilayah. Pemasangan CCTV ini merupakan langkah pemantauan keamanan juga sebagai alat pantauan arus kepadatan lalu lintas yang masuk ke Gunung Kidul, serta pengawasan jika terjadi kejahatan, khususnya kawasan perbatasan yang jarang terpantau.
"Fasilitas yang terus ditingkatkan oleh Pemkab Gunung Kidul ini juga digunakan untuk mengawasi dan mengantisipasi perilaku negatif yang mungkin terjadi. Rekaman CCTV nantinya akan sangat membantu proses pengungkapan oleh aparat berwenang," katanya.
Pewarta : Sutarmi
Editor : Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lantik pejabat pengawas dan fungsional, Wamen Ossy: Ujung tombak dalam pelayanan pertanahan
12 March 2026 20:46 WIB
Irjen ATR/BPN: Staf tata usaha sebagai pengawas internal sangat strategis
22 December 2025 20:44 WIB
Terpopuler - Gunung Kidul
Lihat Juga
Diduga lakukan penyimpangan, Pemkab Gunungkidul mutasi petugas TPR Pantai Baron
10 April 2026 18:32 WIB
Pemkab Gunungkidul sebut dua skema bantuan perbaikan rumah tidak layak huni pada 2026
09 March 2026 17:23 WIB