Tol Semarang-Demak pecahkan problem macet
Sabtu, 27 November 2021 5:24 WIB
Gubernur Jawa Tengah meninjau lokasi proyek pembangunan di Desa Loireng Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah, Jumat (26/11/2021) (ANTARA/HO-Tim Humas Ganjar)
Jakarta (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2 dapat menyelesaikan dua masalah transportasi.
"Insya Allah jalan ini bisa jadi alternatif jalur yang lancar dan beberapa ruas yang biasa terjadi rob juga akan kita tangani," kata Ganjar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Hal itu juga disampaikan Ganjar saat meninjau lokasi proyek pembangunan di Desa Loireng Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah, Jumat (26/11).
Ganjar mengatakan, Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2 (Sayung-Demak) memiliki panjang 16,31 kilometer. Menurut dia, proyek tersebut sebagai ikhtiar bersama.
"Ini ikhtiar kita bersama yang sudah lama sekali untuk bisa menyelesaikan persoalan kemacetan yang ada di kali Gawe dan wilayah antara Semarang-Demak di Sayung. Ini memang menjadi perhatian kita semua," jelas Ganjar.
Sementara itu, Komisaris Utama PT Pembangunan Perumahan Andi Gani Nena Wea mengatakan, proyek Jalan tol Semarang-Demak Seksi 2 ini akan rampung pada Oktober 2022. Penyelesaian nantinya bakal bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
"Kita menargetkan selesai tanggal 28 bulan Oktober tahun 2022 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Kita akan mempercepat dua bulan dari target yang tadinya di bulan Desember," kata Andi.
Untuk diketahui, Jalan tol Semarang-Demak ini merupakan jalan tol pertama yang terintegrasi dengan tanggul laut di Indonesia. Kemudian, jalan tol ini juga menggunakan sistem polder, yaitu dengan adanya dua buah kolam retensi.
"Insya Allah jalan ini bisa jadi alternatif jalur yang lancar dan beberapa ruas yang biasa terjadi rob juga akan kita tangani," kata Ganjar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Hal itu juga disampaikan Ganjar saat meninjau lokasi proyek pembangunan di Desa Loireng Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah, Jumat (26/11).
Ganjar mengatakan, Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2 (Sayung-Demak) memiliki panjang 16,31 kilometer. Menurut dia, proyek tersebut sebagai ikhtiar bersama.
"Ini ikhtiar kita bersama yang sudah lama sekali untuk bisa menyelesaikan persoalan kemacetan yang ada di kali Gawe dan wilayah antara Semarang-Demak di Sayung. Ini memang menjadi perhatian kita semua," jelas Ganjar.
Sementara itu, Komisaris Utama PT Pembangunan Perumahan Andi Gani Nena Wea mengatakan, proyek Jalan tol Semarang-Demak Seksi 2 ini akan rampung pada Oktober 2022. Penyelesaian nantinya bakal bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
"Kita menargetkan selesai tanggal 28 bulan Oktober tahun 2022 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Kita akan mempercepat dua bulan dari target yang tadinya di bulan Desember," kata Andi.
Untuk diketahui, Jalan tol Semarang-Demak ini merupakan jalan tol pertama yang terintegrasi dengan tanggul laut di Indonesia. Kemudian, jalan tol ini juga menggunakan sistem polder, yaitu dengan adanya dua buah kolam retensi.
Pewarta : Fauzi
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Eks-Cawabup Purbalingga dituntut 5,5 tahun penjara dan denda Rp600 juta karena korupsi
02 July 2025 17:55 WIB, 2025
Sikap oposisi itu pribadi, kalau partai diputuskan di rakernas, ini kata Ganjar
08 May 2024 19:23 WIB, 2024
Partai Geindra hormati keputusan Ganjar menjadi oposisi Kabinet Prabowo-Gibran
07 May 2024 14:38 WIB, 2024