UI dan UNED Spanyol cegah ekstremisme
Rabu, 12 Juli 2023 6:52 WIB
Dekan Fakultas Psikologi UI, Dr. Bagus Takwin, M.Hum., Psikolog, (kanan).(ANTARA/ foto: Humas UI)
Depok (ANTARA) - Laboratorium Psikologi Politik, Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia (UI) menjalin kerja sama riset dengan Universidad Nacional de Educación a Distancia (UNED), Spanyol untuk mencegah ekstremisme di berbagai negara.
Kolaborasi riset yang didanai oleh Hibah European Research Council (ERC) Advanced Grant Multiprev ini akan menjawab tiga isu utama dalam riset ekstremisme kekerasan.
Dekan Fakultas Psikologi UI, Dr. Bagus Takwin, M.Hum., Psikolog, di Depok, Selasa mengatakan proyek kolaborasi riset ERC Advanced Grant Multiprev ini akan melibatkan lima negara, yaitu Indonesia, Spanyol, Sri Lanka, Kolombia, dan Phillipines.
Kerja sama kedua institusi ini bertujuan untuk meningkatkan dampak atau pengaruh riset melalui studi lintas negara dan kolaborasi antaruniversitas dan peneliti, terutama yang terkait dengan topik ekstremisme kekerasan.
Ia mengatakan hasil studi dari riset ini diharapkan dapat digunakan untuk mengembangkan strategi pencegahan ekstremisme kekerasan di berbagai negara.
Riset ini akan dilakukan dalam kurun waktu lima tahun dengan studi pada populasi umum hingga populasi khusus pelaku ekstremisme kekerasan di dalam tahanan.
Pengambilan data dilakukan secara daring dan melalui wawancara yang dilakukan di dalam maupun luar penjara.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: UI jalankan kolaborasi riset dengan UNED Spanyol
Kolaborasi riset yang didanai oleh Hibah European Research Council (ERC) Advanced Grant Multiprev ini akan menjawab tiga isu utama dalam riset ekstremisme kekerasan.
Dekan Fakultas Psikologi UI, Dr. Bagus Takwin, M.Hum., Psikolog, di Depok, Selasa mengatakan proyek kolaborasi riset ERC Advanced Grant Multiprev ini akan melibatkan lima negara, yaitu Indonesia, Spanyol, Sri Lanka, Kolombia, dan Phillipines.
Kerja sama kedua institusi ini bertujuan untuk meningkatkan dampak atau pengaruh riset melalui studi lintas negara dan kolaborasi antaruniversitas dan peneliti, terutama yang terkait dengan topik ekstremisme kekerasan.
Ia mengatakan hasil studi dari riset ini diharapkan dapat digunakan untuk mengembangkan strategi pencegahan ekstremisme kekerasan di berbagai negara.
Riset ini akan dilakukan dalam kurun waktu lima tahun dengan studi pada populasi umum hingga populasi khusus pelaku ekstremisme kekerasan di dalam tahanan.
Pengambilan data dilakukan secara daring dan melalui wawancara yang dilakukan di dalam maupun luar penjara.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: UI jalankan kolaborasi riset dengan UNED Spanyol
Pewarta : Feru Lantara
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gibran ke NTT, libatkan mahasiswa UI pastikan penanganan dan pemulihan pascabencana
20 August 2026 13:22 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Kemenag: KKN merupakan ruang pembelajaran bagi mahasiswa hidup bermasyarakat
08 September 2026 20:41 WIB
Menag sebut MTQ Nasional 2026 momentum semakin kenalkan Al Quran Isyarat
08 September 2026 17:28 WIB