Pemkab mengembangkan wisata Sleman barat untuk tingkatkan kesejahteraan
Rabu, 1 November 2023 15:17 WIB
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa memberikan arahan pada Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 57 tahun 2021 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan Sleman Barat 2021-2041 di Gedung Dekranasda Sleman, Rabu (1/11/2023). ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman
Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus mengembangkan wilayah Sleman barat untuk semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan pariwisata berbasis pertanian.
"Selain itu kami juga melakukan pengembangan permukiman kompak yang memperhatikan penataan relasi perkotaan perdesaan," kata Wakil Bupadi Sleman Danang Maharsa pada Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 57 tahun 2021 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan Sleman Barat 2021-2041 di Gedung Dekranasda Sleman, Rabu.
Menurut dia, dengan adanya RDTR ini saya harapkan pengembangan kawasan Sleman barat dapat dilakukan secara optimal sesuai dengan peruntukkannya.
"Keberadaan RDTR Kawasan Sleman Barat merupakan langkah untuk mewujudkan Sleman Barat yang sejahtera," katanya.
Ia mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut menjadi upaya Sleman untuk meningkatkan kesadaran dan peran masyarakat di bidang penataan ruang.
"Dengan begitu, penyelenggaraan penataan ruang dapat dilakukan dengan membangun sinergi antara pemerintah dan seluruh pihak," katanya.
Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Sleman Irene Riana Pramudiwati mengatakan saat ini Kabupaten Sleman telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 13 tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah dan diikuti dengan Perbup Nomor 3 tahun 2021 tentang Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Sleman Timur, serta Perbup Nomor 57 tentang Renana Detail Tata Ruang Kawasan Sleman Barat.
"Tata ruang saat ini merupakan pintu masuk dari semua perizinan, sehingga ketersediaan rencana tata ruang menjadi sangat penting," katanya.
Ia mengatakan, sosialisasi ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari investor serta pelaku usaha baik mikro, keci dan menengah.
"Dengan keterlibatan tersebut, diharapkan sosialisasi ini dapat tersampaikan informasi yang tepat kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk mendorong investasi pada lokasi yang sesuai dengan arahan tata ruang," katanya.
Pada kesempatan itu, juga dilaksanakan peringatan Hari Tata Ruang Nasional (Hantaru).
Riana mengatakan, Kabupaten Sleman turut memperingati dengan berbagai rangkaian acara di antaranya, sosialisasi pengendalian pemanfaatan ruang, webinar nasional, hingga talkshow.
"Selain itu kami juga melakukan pengembangan permukiman kompak yang memperhatikan penataan relasi perkotaan perdesaan," kata Wakil Bupadi Sleman Danang Maharsa pada Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 57 tahun 2021 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan Sleman Barat 2021-2041 di Gedung Dekranasda Sleman, Rabu.
Menurut dia, dengan adanya RDTR ini saya harapkan pengembangan kawasan Sleman barat dapat dilakukan secara optimal sesuai dengan peruntukkannya.
"Keberadaan RDTR Kawasan Sleman Barat merupakan langkah untuk mewujudkan Sleman Barat yang sejahtera," katanya.
Ia mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut menjadi upaya Sleman untuk meningkatkan kesadaran dan peran masyarakat di bidang penataan ruang.
"Dengan begitu, penyelenggaraan penataan ruang dapat dilakukan dengan membangun sinergi antara pemerintah dan seluruh pihak," katanya.
Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Sleman Irene Riana Pramudiwati mengatakan saat ini Kabupaten Sleman telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 13 tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah dan diikuti dengan Perbup Nomor 3 tahun 2021 tentang Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Sleman Timur, serta Perbup Nomor 57 tentang Renana Detail Tata Ruang Kawasan Sleman Barat.
"Tata ruang saat ini merupakan pintu masuk dari semua perizinan, sehingga ketersediaan rencana tata ruang menjadi sangat penting," katanya.
Ia mengatakan, sosialisasi ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari investor serta pelaku usaha baik mikro, keci dan menengah.
"Dengan keterlibatan tersebut, diharapkan sosialisasi ini dapat tersampaikan informasi yang tepat kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk mendorong investasi pada lokasi yang sesuai dengan arahan tata ruang," katanya.
Pada kesempatan itu, juga dilaksanakan peringatan Hari Tata Ruang Nasional (Hantaru).
Riana mengatakan, Kabupaten Sleman turut memperingati dengan berbagai rangkaian acara di antaranya, sosialisasi pengendalian pemanfaatan ruang, webinar nasional, hingga talkshow.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor : Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Sleman: Hubungan industrial yang harmonis tumbuhkan kepercayaan investor
01 May 2026 15:54 WIB
Terpopuler - Sleman
Lihat Juga
Bupati Sleman: Hubungan industrial yang harmonis tumbuhkan kepercayaan investor
01 May 2026 15:54 WIB