KPK gelar bimtek keluarga berintegritas sasar 70 pemerintah daerah
Selasa, 5 Desember 2023 15:26 WIB
Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Brigjen Pol Kumbul Kusdwidjanto Sudjadi memberikan keterangan pers usai Bimtek Keluarga Berintegritas di Kabupaten Bantul, DIY, Selasa (5/12/2023) (ANTARA/Hery Sidik)
Bantul (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadakan kegiatan bimbingan teknis keluarga berintegritas dalam rangka mencegah praktik korupsi bagi pejabat penyelenggara pemerintahan dengan menyasar sekitar 70 an pemerintah kabupaten dan provinsi se Indonesia sejak program itu digulirkan pada 2022.
"KPK dalam rangka membangun keluarga berintegritas ini yang pertama sudah dilakukan di tingkat para menteri dan istrinya, itu kita lakukan di KPK," kata Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Brigjen Pol Kumbul Kusdwidjanto Sudjadi disela-sela Bimtek Keluarga Berintegritas di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa.
Dia mengatakan, bimtek antikorupsi dalam membangun keluarga berintegritas di tingkat menteri dan keluarga tersebut dilakukan selama tiga hari dengan nama Paku Integritas (Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas).
"Kemudian untuk tingkat provinsi dan kabupaten itu kita turun, namanya Keluarga Berintegritas. Nah, sampai saat ini hampir sekitar 70-an kabupaten provinsi yang kita lakukan, dan ini akan kita lakukan terus di seluruh Indonesia," katanya.
Dia mengatakan, program Keluarga Berintegritas dan Paku Integritas KPK tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2022, sehingga pada 2023 merupakan tahun kedua berjalan dalam rangka bagaimana KPK membangun keluarga berintegritas.
"Karena keluarga itu penting, dari hasil analisa kita ternyata banyak juga korupsi itu melibatkan istri, melibatkan anak, saudara saudara, itulah kenapa keluarga berintegritas ini tujuannya mengingatkan, jangan sampai nanti setelah kejadian baru saling menyalahkan," katanya.
Dia mengatakan, apalagi penyelenggara pemerintah baik daerah maupun negara ketika terseret kasus korupsi, yang rugi bukan hanya dirinya sendiri, tetapi keluarga besar, bahkan lingkungan sekitar yang menanggung beban akibat tindakan merugikan negara itu.
Dia juga mengatakan, dalam penegakan korupsi, KPK tidak bisa kerja sendiri, namun perlu peran serta masyarakat salah satunya dari lingkungan keluarga, makanya keluarga atau pasangan suami istri dihadirkan dalam kegiatan Bimtek Keluarga Berintegritas.
Dia mengatakan, tujuannya membangun keluarga yang harmonis, saling menyayangi dan mengingatkan untuk tidak melakukan korupsi atau pelanggaran pelanggaran dalam menjalankan pemerintahan.
"Jadi, bagaimana seorang istri berperan, seorang suami berperan termasuk bagaimana memberikan keteladanan mengajarkan kepada anak untuk berperilaku antikorupsi, karena mereka adalah generasi-generasi kita yang perlu juga kita ingatkan nilai-nilai integritas supaya tidak korupsi," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KPK adakan bimtek keluarga berintegritas sasar 70 pemerintah daerah
"KPK dalam rangka membangun keluarga berintegritas ini yang pertama sudah dilakukan di tingkat para menteri dan istrinya, itu kita lakukan di KPK," kata Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Brigjen Pol Kumbul Kusdwidjanto Sudjadi disela-sela Bimtek Keluarga Berintegritas di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa.
Dia mengatakan, bimtek antikorupsi dalam membangun keluarga berintegritas di tingkat menteri dan keluarga tersebut dilakukan selama tiga hari dengan nama Paku Integritas (Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas).
"Kemudian untuk tingkat provinsi dan kabupaten itu kita turun, namanya Keluarga Berintegritas. Nah, sampai saat ini hampir sekitar 70-an kabupaten provinsi yang kita lakukan, dan ini akan kita lakukan terus di seluruh Indonesia," katanya.
Dia mengatakan, program Keluarga Berintegritas dan Paku Integritas KPK tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2022, sehingga pada 2023 merupakan tahun kedua berjalan dalam rangka bagaimana KPK membangun keluarga berintegritas.
"Karena keluarga itu penting, dari hasil analisa kita ternyata banyak juga korupsi itu melibatkan istri, melibatkan anak, saudara saudara, itulah kenapa keluarga berintegritas ini tujuannya mengingatkan, jangan sampai nanti setelah kejadian baru saling menyalahkan," katanya.
Dia mengatakan, apalagi penyelenggara pemerintah baik daerah maupun negara ketika terseret kasus korupsi, yang rugi bukan hanya dirinya sendiri, tetapi keluarga besar, bahkan lingkungan sekitar yang menanggung beban akibat tindakan merugikan negara itu.
Dia juga mengatakan, dalam penegakan korupsi, KPK tidak bisa kerja sendiri, namun perlu peran serta masyarakat salah satunya dari lingkungan keluarga, makanya keluarga atau pasangan suami istri dihadirkan dalam kegiatan Bimtek Keluarga Berintegritas.
Dia mengatakan, tujuannya membangun keluarga yang harmonis, saling menyayangi dan mengingatkan untuk tidak melakukan korupsi atau pelanggaran pelanggaran dalam menjalankan pemerintahan.
"Jadi, bagaimana seorang istri berperan, seorang suami berperan termasuk bagaimana memberikan keteladanan mengajarkan kepada anak untuk berperilaku antikorupsi, karena mereka adalah generasi-generasi kita yang perlu juga kita ingatkan nilai-nilai integritas supaya tidak korupsi," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KPK adakan bimtek keluarga berintegritas sasar 70 pemerintah daerah
Pewarta : Hery Sidik
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota DPRD Kulon Progo ikuti bimtek keluarga berintegritas cegah korupsi
03 September 2025 16:06 WIB
Menaker tekankan pentingnya transformasi pengawasan ketenagakerjaan berintegritas
24 July 2025 11:20 WIB
Eko Suwanto: Survei pilkada harus berwatak jujur, berintegritas, dan bertanggung jawab
06 November 2024 8:20 WIB, 2024
Bawaslu Kulon Progo-IKIP PGRI sinergi wujudkan Pilkada 2024 berintegritas
25 July 2024 10:23 WIB, 2024
Menteri AHY: PPAT diminta bekerja berintegritas, beri kepastian hukum di Indonesia
17 July 2024 6:08 WIB, 2024
Jaringan demokrasi DIY ajak masyarakat kawal penghitungan suara Pemilu 2024
12 February 2024 14:52 WIB, 2024
Bawaslu DIY: Pengawas TPS totalitas memastikan Pemilu 2024 berintegritas
12 February 2024 3:00 WIB, 2024