Gus Miftah: Saya tak sebut Kemenag soal penggunaan "speaker"
Selasa, 12 Maret 2024 20:22 WIB
Pendakwah kondang sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Gus Miftah bersama pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Jakarta (ANTARA) - Pendakwah sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Sleman Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah menegaskan tidak pernah menyebut Kementerian Agama (Kemenag) soal penggunaan speaker (pengeras suara) saat bulan puasa.
"Kemenag RI jangan bawa perasaan (baper), lihat pidato Abah (sapaan Gus Miftah), ada enggak ditunjukkan kepada Kemenag, 'kan enggak ada. Kenapa jadi baper dengan mengatakan abah asbun (asal bunyi)," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.
Miftah mengatakan hal itu ketika menanggapi pernyataan Jubir Kemenag yang menyebut dirinya asbun dan gagal paham terkait dengan penggunaan speaker pada bulan puasa.
Gus Miftah dengan tegas mengatakan bahwa tidak ada sama sekali dirinya berceramah dengan penyebutan surat edaran Kemenag RI.
"Jadi, sekali lagi saya tegaskan, Gus Miftah tidak pernah menyebut surat edaran Kemenag RI terkait dengan pengeras suara karena yang menyarankan soal pembatasan speaker tersebut bukan hanya Menteri Agama," jelasnya.
Demi syiar Ramadhan, kata dia, penggunaan speaker harus tetap dilakukan demi mengembalikan suasana bulan puasa pada zaman orang tua dahulu.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gus Miftah tegaskan tidak sebut Kemenag soal penggunaan speaker
"Kemenag RI jangan bawa perasaan (baper), lihat pidato Abah (sapaan Gus Miftah), ada enggak ditunjukkan kepada Kemenag, 'kan enggak ada. Kenapa jadi baper dengan mengatakan abah asbun (asal bunyi)," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.
Miftah mengatakan hal itu ketika menanggapi pernyataan Jubir Kemenag yang menyebut dirinya asbun dan gagal paham terkait dengan penggunaan speaker pada bulan puasa.
Gus Miftah dengan tegas mengatakan bahwa tidak ada sama sekali dirinya berceramah dengan penyebutan surat edaran Kemenag RI.
"Jadi, sekali lagi saya tegaskan, Gus Miftah tidak pernah menyebut surat edaran Kemenag RI terkait dengan pengeras suara karena yang menyarankan soal pembatasan speaker tersebut bukan hanya Menteri Agama," jelasnya.
Demi syiar Ramadhan, kata dia, penggunaan speaker harus tetap dilakukan demi mengembalikan suasana bulan puasa pada zaman orang tua dahulu.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gus Miftah tegaskan tidak sebut Kemenag soal penggunaan speaker
Pewarta : Fauzi
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketua MPR sebut persetujuan pengunduran diri Gus Miftah hak penuh Presiden
11 December 2024 23:29 WIB, 2024
Presiden Prabowo sebut keputusan Miftah mengundurkan diri sikap kesatria
06 December 2024 20:07 WIB, 2024
Miftah Maulana sebut bakal berhati-hati memilih diksi saat berdakwah
06 December 2024 16:53 WIB, 2024
Gus Miftah diminta membangun komunikasi internasional terkait toleransi
22 October 2024 14:11 WIB, 2024
Presiden Jokowi meminta pengasuh ponpes kawal transisi pemerintahan baru
19 September 2024 13:49 WIB, 2024
Presiden Jokowi hadiri pertemuan kiai muda se-Jawa di Ponpes Ora Aji Sleman
19 September 2024 12:21 WIB, 2024