Sleman (ANTARA) - Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa ikut turun langsung membersihkan kali dalam kegiatan "Merti Kali Grojogan 9" Program Kali Bersih (Prokasih) di Padukuhan Nayan, Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon (Kecamatan) Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu.  

Kegiatan ini merupakan inisiatif warga bersama Pemerintah Kalurahan (setingkat desa) Maguwoharjo, yang didukung berbagai komunitas serta perangkat daerah, sebagai upaya menjaga kebersihan dan kelestarian sumber daya air di wilayah Sleman, khususnya di sekitar Grojogan 9 yang menjadi salah satu sumber mata air penting di kawasan tersebut untuk pertanian.  

Danang Maharsa mengapresiasi kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menekankan pentingnya kolaborasi antara warga, komunitas dan pemerintah dalam merawat ekosistem sungai.  

Baca juga: Sleman membidik juara umum Porda DIY keempat kali berturut-turut

"Kegiatan seperti ini bukan hanya tentang kebersihan sungai, tetapi juga menjadi bentuk pelestarian budaya lokal dan wujud cinta terhadap lingkungan. Ini perlu kita pertahankan dan teruskan untuk generasi mendatang," katanya.

Pada kesempatan tersebut Danang Maharsa langsung bergabung bersama warga dan relawan untuk menyusuri aliran sungai, memungut sampah, dan membersihkan area sekitar Grojogan 9. 

Aksi simbolis tersebut menjadi contoh nyata kepemimpinan yang membumi serta dekat dengan masyarakat.

Baca juga: Sleman raih predikat WTP dari BPK 14 kali berturut-turut

Penjabat Lurah Maguwoharjo Muhammad Falak Susanto beserta Panewu (Camat) Depok Djoko Muljanto turut hadir mendampingi kegiatan tersebut dan menyampaikan rasa bangganya terhadap antusiasme warga.

"Kegiatan 'merti kali' ini menjadi momentum penting untuk menyatukan warga dalam semangat gotong royong. Kami sangat bersyukur atas kehadiran dan dukungan langsung dari Wakil Bupati yang menunjukkan perhatian besar terhadap isu lingkungan di wilayah kami, dan program bersih sungai ini menjadi bagian dari merawat alam dengan slogan Kaline Resik, Uripe Becik, Rejekine Apik," kata Falak.

Ia berharap, kegiatan 'merti kali' dapat menjadi gerakan bersama yang menyebar ke seluruh wilayah di 20 padukuhan yang ada di Kalurahan Maguwoharjo, sehingga kepedulian lingkungan tumbuh dari masyarakat Maguwoharjo dan membawa manfaat nyata bagi kehidupan.

Baca juga: Sleman adakan Merti Kali peringati Hari Sungai Nasional