Pemalang (ANTARA) - Basarnas Semarang, Jawa Tengah, menginformasikan bahwa dua korban longsor yang terjadi di Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, hingga Minggu petang belum ditemukan.

"Pencarian terhadap dua korban akan kami lanjutkan Senin (26/1) pagi," kata Staf Kantor Basarnas Semarang Handika Hengki di Pemalang, Minggu.

Menurut dia, intensitas curah hujan yang cukup tinggi dan kondisi faktor alam, serta hari sudah petang menjadikan kendala dalam pencarian terhadap dua korban sehingga akan dilanjutkan Senin pagi.

Baca juga: Tim SAR: 25 kantong jenazah korban longsor Cisarua diserahkan ke DVI

Selain itu, kata dia, dengan luas material yang cukup luas atau mencapai sekitar satu hektare menjadi kendala anggota Basarnas dan tim SAR menemukan para korban longsor.

Ia mengatakan dua korban diduga tertimbun longsor saat bekerja di area pertanian/perkebunan dan jauh dari pemukiman penduduk.

"Informasinya, mereka sedang bekerja di perbukitan Desa Bongas," katanya.

Kepala Kepolisian Sektor Watukumpul AKP M. Haris mengatakan 100 personel tim gabungan terdiri atas Polri, TNI, Basarnas, BPBD, dan relawan hingga Minggu sore belum ditemukan.

"Kami mengimbau warga jangan mendekat ke lokasi yang berpotensi longsor mengingat intensitas curah hujan tinggi. Ini untuk mengantisipasi longsor susulan," katanya.

Baca juga: Badan Geologi mengingatkan waspadai longsor susulan di Cisarua, Bandung Barat

Baca juga: Sebanyak 16 kantong jenazah korban longsor Cisarua ditemukan








Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Basarnas: Dua korban longsor di Pemalang belum ditemukan

Pewarta : Kutnadi
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2026