Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bambang Haryo Soekartono meminta Kementerian Pariwisata untuk memperketat keamanan wisatawan selama berada di wilayah Indonesia.
"Kami sangat mengharapkan Ibu Menteri bisa berkoordinasi dengan Kapolri untuk meluangkan anggotanya untuk membantu secara spesifik, secara khusus," kata Bambang dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Rabu.
Diharapkan penjagaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian juga didukung dengan berbagai peralatan yang cukup canggih untuk mengatasi hal-hal yang tidak terduga di destinasi wisata seperti adanya perampokan. Dia juga berharap Kemenpar dapat berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan terkait untuk membangun post guard atau pos jaga terutama di wilayah-wilayah perairan.
Sebab sejauh ini, hanya sebesar 30 sampai 40 persen pantai di Indonesia yang sudah memiliki pos jaga, yang dijaga oleh personel yang tergabung dalam Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) yang berada di bawah Kementerian Perhubungan untuk menjalankan amanat dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008.
Kekurangan fasilitas penjagaan, terutama di kawasan wisata perairan, dikhawatirkan menimbulkan ketidaknyamanan bagi wisatawan yang datang berkunjung. Oleh karena itu, Komisi VII DPR mengharapkan Kementerian Pariwisata berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan agar terdapat personel yang dapat memantau keamanan pariwisata kawasan pantai.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati (Ni Luh Puspa) sebelumnya memaparkan bahwa saat ini Indonesia sudah memiliki 1.516 personel polisi pariwisata. Saat ini terdapat tiga provinsi yang memiliki polisi pariwisata dengan jumlah terbanyak, yakni Bali 133 orang, Jakarta 107 orang dan Jawa Barat 105 orang.
"Namun di seluruh provinsi (kami pastikan) sudah ada polisi pariwisata. Ini berada dalam koordinasi Polri. Kami terus berkoordinasi dengan Polri terkait hal ini," kata Ni Luh.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komisi VII minta Kemenpar memperketat keamanan pariwisata di Indonesia