Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan investigasi menyeluruh terkait dengan kematian dokter yang mengikuti program magang di RSUD di Kuala Tungkal, Jambi.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya dokter Myta. Kasus ini tidak boleh hanya berhenti pada ucapan belasungkawa. Harus ada investigasi menyeluruh," ujar Neng Eem dikutip di Jakarta, Selasa.

Menurutnya, investigasi itu bernilai penting untuk dilakukan, terutama dengan adanya dugaan eksploitasi kerja.

"Ada dugaan eksploitasi kerja yang sangat serius, dimana seorang dokter magang dijadwalkan jaga malam meski dalam kondisi sesak napas berat dan demam tinggi,” ujar dia.

Neng Eem mendukung langkah Kementerian Kesehatan yang telah mengirimkan tim investigasi terpadu dari Inspektorat Jenderal hingga tim ahli profesi.

Namun, ia mengingatkan bahwa penelusuran itu jangan hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga pada tata kelola program magang dan mekanisme pendampingan peserta di lapangan.

Sejalan dengan pernyataan Kemenkes, dia meminta adanya langkah tegas berupa pembekuan sementara bagi program magang jika terbukti ditemukan kelalaian atau ketidaksesuaian standar beban kerja.

“Keamanan dan kesehatan dokter muda harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai program magang justru menjadi ajang setor nyawa akibat pengabaian kondisi kesehatan peserta,” katanya.

Legislator asal Jawa Barat itu meminta kasus kematian dokter muda tersebut menjadi dasar evaluasi nasional terhadap program magang di lingkungan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia. Menurutnya, peserta program magang harus lolos skrining kesehatan sebelum penempatan serta monitoring peserta secara berkala.

“Kami mendesak agar sistem perlindungan dokter magang diperkuat guna memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. Jangan sampai program ini digunakan untuk merekrut tenaga kerja murah yang menjurus pada aksi perpeloncoan terselubung,” ucapnya.

Neng Eem meminta agar Kemenkes membuka hasil audit rekam medis dan pengumpulan keterangan dari rekan sejawat secara transparan kepada publik. Langkah itu bertujuan menghindari spekulasi yang simpang siur.

“Kita butuh sistem tenaga kesehatan yang manusiawi. Jika seorang dokter yang bertugas menjaga nyawa orang lain justru tidak terjaga nyawanya sendiri karena sistem kerja yang eksploitatif, maka ada yang salah dengan manajemen kesehatan kita,” kata dia.








Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Legislator: Lakukan investigasi menyeluruh soal kematian dokter magang